Abstrak
Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka di Provinsi Jawa Barat Tahun 2022-2025
Oleh :
Keisha Safira Kusumaning Ayu - V8022064 - Sekolah Vokasi
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Jawa Barat secara konsisten berada di atas rata-rata nasional. Pada tahun 2025, TPT Jawa Barat tercatat sebesar 6,74 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 4,76 persen, sehingga menunjukkan bahwa pengangguran masih menjadi permasalahan ketenagakerjaan di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Provinsi Jawa Barat periode 2022-2025 serta merumuskan rekomendasi kebijakan penurunannya berdasarkan faktor-faktor tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi penelitian mencakup seluruh 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat selama periode 2022-2025 sehingga diperoleh 108 unit observasi. Analisis data menggunakan metode regresi data panel dengan bantuan RStudio melalui pendekatan Fixed Effect Model (FEM). Karena model mengalami autokorelasi, estimasi parameter dilakukan menggunakan Feasible Generalized Least Squares (FGLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap TPT, sedangkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan Persentase Penduduk tidak berpengaruh signifikan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,9467 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 94,67 persen variasi TPT. Temuan penelitian menunjukkan adanya perbedaan karakteristik antarwilayah dalam memengaruhi TPT, sehingga kebijakan penurunan pengangguran perlu disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik masing-masing kabupaten/kota agar lebih tepat sasaran.