Abstrak
NOVEL 86 (2011) KARYA OKKY MADASARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA GEORG LUKÁCS
Oleh :
Amanda Huda Anggraeni - B0222006 - Fak. Ilmu Budaya
Dalam
penelitian ini pengkajian novel 86 (2011) karya Okky Madasari dilakukan menggunakan
perspektif sosiologi sastra Georg Lukács. Penelitian ini berdasar pada pandangan
bahwa karya sastra tidak lahir dalam ruang sosial yang kosong, tetapi memiliki
hubungan dialektis dengan latar sosial pengarang dan kondisi historis
masyarakat yang melingkupinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
latar sosial, posisi kelas, dan orientasi ideologi Okky Madasari; menjelaskan
peran kelas sosial dalam pembentukan worldview pengarang; mengungkap
representasi realitas sosial dalam novel 86 (2011) sebagai totalitas
sosial; dan menjelaskan manifestasi kesadaran kelas pengarang yang memperkuat
karakter dalam novel 86 (2011) sebagai novel realisme sosial. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa teks
novel 86 dan data sekunder berupa teks mengenai latar sosial dan
pandangan pengarang dari wawancara, esai, dan sumber dokumenter. Data tersebut dianalisis
berdasarkan konsep refleksi, totalitas sosial, tipikalitas, kesadaran kelas,
dan realisme Georg Lukács.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) Latar sosial Okky Madasari sebagai kelas
menengah terdidik, pengalamannya sebagai jurnalis bidang hukum dan korupsi,
serta lingkungan intelektual yang kritis membentuk orientasi ideologi yang
berpihak pada kemanusiaan, keadilan, dan kritik terhadap ketimpangan sosial. (2)
Kelas sosial yang melingkupinya membentuk worldview kritis yang
menempatkan sastra sebagai medium untuk mengungkap ketidakadilan dan membangun
kesadaran pembaca. (3) Novel 86 (2011) merepresentasikan totalitas
sosial melalui keterkaitan individu, kelas sosial, birokrasi, lembaga hukum,
kekuasaan, dan kepentingan ekonomi yang tampak dalam relasi kelas,
penyalahgunaan kekuasaan, ketidakadilan struktural, serta normalisasi korupsi
dan budaya penyimpangan. (4) kesadaran sosial pengarang termanifestasi melalui
pengungkapan kontradiksi sosial, penciptaan tokoh dan situasi tipikal, serta
kritik terhadap struktur kekuasaan. Dengan demikian, novel 86 (2011) dapat
dipahami sebagai novel realisme sosial yang merepresentasikan hubungan
dialektis antara individu dan struktur sosial sekaligus menjadi manifestasi worldview
dan kesadaran kelas Okky Madasari dalam mengkritik realitas sosial.