Abstrak
ANALISIS PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH TIPE 30/60 MENGGUNAKAN METODE CPM, PERT, DAN FUZZY PERT PADA PROYEK PERUMAHAN NDALEM ASRI DI KABUPATEN BOYOLALI
Oleh :
Naufal Awidha Saputra - I0322093 - Fak. Teknik
Keterlambatan proyek
konstruksi merupakan permasalahan yang umum terjadi di Indonesia dan berdampak
pada peningkatan biaya, penurunan kualitas, serta konflik antar pemangku
kepentingan. Penelitian ini menganalisis
penjadwalan proyek pembangunan perumahan tipe 30/60 milik PT Lorimas
menggunakan tiga metode terintegrasi, yaitu Critical Path Method (CPM), Project
Evaluation and Review Technique (PERT), dan Fuzzy PERT. Proyek terdiri dari 12 aktivitas yang saling bergantung dengan data
durasi diperoleh melalui wawancara lapangan dan kajian literatur. Analisis CPM
mengidentifikasi jalur kritis A→B→C→D→F→G→H→K→L dengan durasi deterministik
sebesar 92 hari. Analisis PERT menghasilkan durasi harapan sebesar 94 hari
dengan standar deviasi proyek sebesar 4,45 hari. Hasil analisis probabilitas
menunjukkan bahwa peluang penyelesaian proyek dalam 92 hari hanya sebesar
32,64%, sedangkan target 100 hari memiliki probabilitas keberhasilan sebesar
91,15%. Analisis Fuzzy PERT menghasilkan Triangular Fuzzy Number (TFN)
proyek sebesar (63, 92, 133) hari, dengan nilai defuzzifikasi sebesar 94 hari
menggunakan metode Graded Mean Integration (GMI) dan 96 hari menggunakan
metode Center of Gravity (COG). Analisis alpha-cut pada α =
0,75 menghasilkan rentang durasi yang direkomendasikan antara 84,75 hingga
102,25 hari. Ketiga metode secara konsisten mengidentifikasi jalur kritis yang
sama, dengan perbedaan hanya pada estimasi durasi. Berdasarkan konvergensi
hasil PERT dan Fuzzy PERT, durasi 100 hari direkomendasikan sebagai target
penyelesaian proyek yang paling realistis dan aman.