Abstrak
ANALISIS KOMUNIKASI PARTISIPATIF PT ASMIN BARA BRONANG DALAM PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) (STUDI PADA PROGRAM CSR MENTARI BRONANG DI DESA BARUNANG, KALIMANTAN TENGAH)
Oleh :
Khairina Aprilia Violita - D0221055 - Fak. ISIP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi partisipatif dalam pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah yang memiliki kompleksitas sosial-budaya. Program Mentari Bronang yang dijalankan PT Asmin Bara Bronang di Desa Barunang, Kalimantan Tengah, menghadapi tantangan berupa budaya ladang berpindah, keterbatasan akses, rendahnya pendidikan formal masyarakat, serta adanya pilihan mata pencaharian alternatif yang lebih cepat menghasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi partisipatif Departemen CSR PT Asmin Bara Bronang dalam implementasi Program CSR Mentari Bronang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dijalankan melalui interaksi dua arah sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Komunikasi tersebut diwujudkan melalui Musrenbang desa, focus group discussion, RAT koperasi, monitoring lapangan, kunjungan rutin, briefing kegiatan, serta komunikasi informal. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa komunikasi yang diterapkan bersifat dialogis, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan lokal. Dalam tipologi partisipasi, Program Mentari Bronang menunjukkan perkembangan dari fase konvensional menuju konsultatif, dan pada saat penelitian dilakukan tahun 2025 dapat dikategorikan berada pada fase dominan kolaboratif. Arah menuju kolegial dan local decision making dipahami sebagai proyeksi penguatan kelembagaan lokal, bukan capaian aktual yang telah sepenuhnya terjadi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi partisipatif menjadi pendekatan penting dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dan mendukung keberlanjutan program CSR di tengah kompleksitas sosial-budaya lokal.