Abstrak


Desain Interior Museum Minyak dan Gas Bumi dengan Konsep Neo-Vernakular di Cepu


Oleh :
Tahta Cysta Cotinova - C0822073 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Perancangan Museum Minyak dan Gas Bumi di Cepu dilatarbelakangi oleh besarnya potensi dan sejarah industri migas di Kota Cepu yang hingga saat ini belum diimbangi dengan ketersediaan fasilitas edukasi yang memadai, di mana sarana yang ada masih bersifat pengenalan dasar dan belum mampu menyampaikan informasi secara komprehensif serta menarik bagi masyarakat umum. Perancangan ini bertujuan untuk menghadirkan museum sebagai ruang edukasi dan informasi yang mampu mengomunikasikan sejarah, proses, dan peran industri migas secara lebih mendalam melalui pendekatan desain interior. Konsep desain yang digunakan adalah neo-vernakular dengan mengangkat karakteristik bangunan kolonial Belanda sebagai konteks historis kawasan Cepu, yang kemudian dikemas dalam bentuk pameran interaktif untuk menciptakan pengalaman ruang yang edukatif dan partisipatif. Metode perancangan meliputi studi literatur, wawancara, observasi lapangan, serta analisis kebutuhan ruang dan hubungan antar ruang sebagai dasar penyusunan konsep dan zonasi museum. Hasil dari perancangan ini berupa desain interior museum yang menerapkan tata ruang terarah, pemilihan material dan elemen interior yang merepresentasikan karakter industri migas dan nilai historis kawasan, serta integrasi media pamer interaktif guna mendukung proses penyampaian informasi secara efektif. Diharapkan perancangan Museum Minyak dan Gas Bumi di Cepu ini dapat menjadi sarana edukasi publik, pelestarian sejarah, serta ruang pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman dan apresiasi masyarakat terhadap industri migas dan perannya dalam perkembangan wilayah Cepu.