Abstrak
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E BERBASIS STEM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI ASAM BASA SMA N 3 SUKOHARJO
Oleh :
Fadhillah Nur Jannah - K3322036 - Fak. KIP
Fadhillah
Nur Jannah. K3322036. Pembimbing: Prof. Dr. Elfi Susanti VH, M.Si. PENGARUH
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE
7E BERBASIS STEM TERHADAP
KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI ASAM
BASA SMA NEGERI 3 SUKOHARJO. Tugas Akhir. Surakarta: Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juli 2026.
Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Learning
Cycle 7E berbasis STEM pada materi asam basa terhadap: (1) keterampilan
berpikir kritis peserta didik; (2) hasil belajar aspek kognitif peserta didik;
dan (3) keterampilan berpikir kritis serta hasil belajar aspek kognitif peserta
didik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi-experimental)
dengan desain pretest-posttest nonequivalent control group design
menggunakan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen
diterapkan model pembelajaran Learning Cycle 7E dengan mengintegrasikan
pendekatan STEM pada setiap sintaks pembelajaran, yaitu elicit, engage,
explore, explain, elaborate, evaluate, dan extend. Indikator hasil
belajar disusun berdasarkan tujuan pembelajaran materi asam basa, sedangkan
indikator keterampilan berpikir kritis disusun berdasarkan aspek keterampilan
berpikir kritis menurut Ennis. Hasil penelitian ini yaitu: (1) Penggunaan
model pembelajaran Learning Cycle 7E berbasis STEM berpengaruh
signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hal ini
terbukti dari capaian keterampilan berpikir kritis di kelas eksperimen (76,67)
yang lebih tinggi daripada kelas kontrol (67,22) dan hasil uji Mann Whitney menunjukan nilai sig. 0,000
< 0,05. (2) Penggunaan model pembelajaran Learning Cycle 7E berbasis
STEM berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kognitif peserta didik. Hal
ini terbukti dari capaian keterampilan berpikir kritis di kelas eksperimen
(85,00) yang lebih tinggi daripada kelas kontrol (75,83) dan hasil uji Mann Whitney menunjukan nilai sig.0,025
< 0,05. (3)Model pembelajaran Learning Cycle 7E berbasis STEM yang
digunakan memiliki pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis dan hasil
belajar peserta didik. Uji hipotesis dengan metode Kruskal-Wallis H menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001
(<0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan pada perolehan nilai
antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.