Abstrak


Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Pemahaman Sains Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Perpindahan Kalor


Oleh :
Sukma Dwi Dinda Raharjo - K2322083 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak perbedaan pemahaman sains antara siswa yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi penuh dan siswa yang menerapkan pembelajaran berdiferensiasi parsial pada materi perpindahan kalor; mengetahui ada atau tidak perbedaan pemahaman sains ditinjau dari tingkat kemampuan berpikir kritis (tinggi, sedang, dan rendah) siswa dalam pembelajaran berdiferensiasi pada materi perpindahan kalor; dan mengetahui ada atau tidak pengaruh interaksi antara jenis pembelajaran berdiferensiasi (penuh dan parsial) dengan tingkat kemampuan berpikir kritis siswa (tinggi, sedang, dan rendah) terhadap pemahaman sains pada materi perpindahan kalor. Populasi penelitian melibatkan seluruh siswa kelas XI SMAN 2 Karanganyar. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster random sampling yang terbagi menjadi dua kelas sampel, yaitu kelas eksperimen 1 (pembelajaran berdiferensiasi penuh pada elemen konten, proses, dan produk) dan kelas eksperimen 2 (pembelajaran berdiferensiasi parsial pada elemen proses), masing-masing sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data pemahaman sains menggunakan instrumen tes pilihan ganda berupa post-test, sedangkan data kemampuan berpikir kritis diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis pilihan ganda. Analisis data dilakukan menggunakan uji ANOVA dua jalan (two-way ANOVA) sel tak sama pada taraf signifikansi α=0,05 berbantuan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara pembelajaran berdiferensiasi penuh dan pembelajaran berdiferensiasi parsial terhadap pemahaman sains siswa (F=102,062;p=0,000<0 p^2=0,654), F=64,164;p p^2=0,704), F=0,914;p>0,05; μ_p^2=0,033).