Abstrak


DURABILITAS DAN KEKUATAN STONE MASTIC ASPHALT DENGAN SERAT KELAPA SAWIT (POF)


Oleh :
Steven Ricardo Wattimena - I0122173 - Fak. Teknik

Steven Ricardo Wattimena, Prof. Ir. Ary Setyawan, M.Sc., Ph.D., Lydia Novitriana Nur Hidayati, S.T., M.Sc., Ph.D., 2026. Durabilitas dan Kekuatan Stone Mastic Asphalt Dengan Palm Oil Fiber (POF) . Skripsi. Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, SurakartaStone Mastic Asphalt (SMA) merupakan campuran beraspal panas bergradasi senjang dengan kandungan agregat kasar tinggi yang membutuhkan serat penstabil untuk mencegah drain down aspal, namun serat sintetis yang umum digunakan berharga mahal dan tidak dapat terurai secara alami. Penelitian ini mengevaluasi palm oil fiber (POF), limbah lignoselulosa dari industri kelapa sawit Indonesia, sebagai bahan penstabil alami pengganti serat sintetis pada campuran SMA. Pengujian dilakukan pada kadar aspal optimum (6,5%) dengan kadar POF 0,4% terhadap berat campuran, mengacu pada SNI 8129:2015. Karakteristik agregat dan aspal Pen 60/70 memenuhi seluruh persyaratan spesifikasi, antara lain nilai keausan Los Angeles 23,11% dan penetrasi 61,25 (0,1 mm). Uji Indirect Tensile Strength (ITS) meningkat dari 705,45 kPa menjadi 891,28 kPa (+26,34%) dengan penambahan POF, sedangkan nilai Unconfined Compressive Strength (UCS) meningkat dari 6.256,97 kPa menjadi 7.338,75 kPa (+17,29%). Hasil ini menunjukkan bahwa palm oil fiber 0,4% berfungsi efektif sebagai bahan penstabil alami yang meningkatkan kekuatan mekanis dan ketahanan terhadap kelembapan pada Stone Mastic Asphalt, sekaligus menjadi alternatif yang berkelanjutan bagi serat sintetis.