Abstrak


EVALUASI PENGARUH PERKUATAN TANAH DASAR DENGAN GEOGRID MENGGUNAKAN PEMODELAN GEOSTUDIO 2D


Oleh :
Hafidz Akbar Mahendra - I0122085 - Fak. Teknik

Ruas jalan yang dibangun di atas tanah dasar berkekuatan rendah rentan mengalami deformasi sehingga diperlukan upaya perbaikan untuk meningkatkan kinerja struktur perkerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik mekanis tanah dasar eksisting, mengevaluasi pengaruh penggunaan geogrid terhadap respons mekanis struktur perkerasan, serta menentukan konfigurasi perkuatan yang paling efektif. Penelitian dilakukan melalui pengujian laboratorium, analisis penurunan segera secara empiris pada kondisi eksisting, dan pemodelan numerik menggunakan GeoStudio 2D SIGMA/W berbasis Finite Element Method (FEM). Analisis dilakukan pada dua kondisi tanah (unsaturated dan saturated), lima variasi beban (0 kN, 12 kN, 18 kN, 24 kN, dan 30 kN), tiga jenis geogrid biaxial Tensar (BX1100, BX1200, dan SS30), serta tiga posisi pemasangan geogrid (interface subgrade–subbase, 0,25H, dan 0,5H lapisan subbase). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dasar tergolong lempung anorganik berplastisitas tinggi dengan nilai California Bearing Ratio (CBR) sebesar 4,1 hingga 9,1% sehingga memiliki daya dukung rendah. Analisis numerik menunjukkan bahwa peningkatan beban meningkatkan nilai y-displacement dan y-total stress, sedangkan kondisi saturated menghasilkan deformasi yang lebih besar dibandingkan kondisi unsaturated. Penggunaan geogrid mampu mengurangi deformasi vertikal dan memperbaiki distribusi tegangan dibandingkan kondisi eksisting. Berdasarkan seluruh variasi yang dianalisis, geogrid Tensar SS30 yang dipasang pada interface subgrade–subbase memberikan kinerja terbaik sehingga direkomendasikan sebagai alternatif perkuatan tanah dasar pada struktur perkerasan jalan.