Abstrak
Analisis Mekanisme Pelaksanaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor Dan Kontribusinya
Terhadap Penerimaan Pajak Daerah Kabupaten Madiun
Oleh :
Nabela Putri Permatasari - V3823012 - Sekolah Vokasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan skema Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai pengganti mekanisme Dana Bagi Hasil (DBH) yang mengubah sistem pemungutan dan pengelolaan pajak daerah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Opsen PKB dilaksanakan melalui koordinasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Bank Jatim dengan mekanisme direct split payment. Melalui mekanisme tersebut, sebesar 66% dari PKB terutang langsung disalurkan ke Rekening Kas Umum Daerah. Pada tahun 2025, penerimaan Opsen PKB mencapai Rp49.675.480.250,00 dengan kontribusi sebesar 27,52% terhadap penerimaan pajak daerah dan termasuk dalam kategori sedang. Kebijakan ini memperkuat peran Pemerintah Kabupaten dalam pendataan, penagihan, dan sosialisasi kepada wajib pajak, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, tumpang tindih tugas, dan penyesuaian target penerimaan pada tahun pertama penerapannya. Secara keseluruhan, Opsen PKB menjadi salah satu sumber penting penerimaan pajak daerah yang mendukung kapasitas fiskal Kabupaten Madiun dalam kerangka desentralisasi fiskal.