Abstrak


Implementasi Program Generasi Berencana (GenRe) dalam Menekan Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Belitung


Oleh :
Ajeng Nasywa Nabila - D0122006 - Fak. ISIP

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendukung keberhasilan implementasi Program Generasi Berencana (GenRe) dalam menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Belitung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada informan terpilih dan studi dokumentasi terkait pelaksanaan Program GenRe di Kabupaten Belitung. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi sumber untuk menjamin validitas data. Kajian difokuskan pada enam dimesi implementasi yang meliputi standar dan tujuan kebijakan, sumber daya, komunikasi antarorganisasi, karakteristik pelaksana, disposisi pelaksana, dan kondisi sosial-ekonomi-politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Program GenRe di Kabupaten Belitung didukung oleh pemahaman yang baik dan benar dari pelaksana terhadap tujuan program yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan kegiatan. Ketersediaan sumber daya manusia, anggaran, sarana, dan prasarana mendukung keberlangsungan program. Koordinasi dan kolaborasi lintas sektor berjalan secara adaptif dan efektif didukung komitmen dan konsistensi yang kuat dari para pelaksana program. Koordinasi rutin antara pemerintah daerah, PKB/PLKB, sekolah, PIK-R, dan Duta GenRe mendukung penyampaian informasi dan pelaksanaan program secara optimal. Selain itu, kondisi sosial, ekonomi, dan politik yang kondusif mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung program. Keberhasilan implementasi juga diperkuat oleh peran aktif Duta GenRe sebagai pendidik sebaya, pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi, serta pendekatan budaya lokal yang mempermudah penerimaan program oleh masyarakat. Keberhasilan implementasi Program GenRe dalam menekan angka pernikahan dini di Kabupaten Belitung turut ditentukan oleh sinergi antaraktor, partisipasi masyarakat, serta strategi pelaksanaan yang adaptif terhadap kondisi lokal.