Abstrak


Analisis Pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka dan Kepadatan Penduduk terhadap Kriminalitas di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2021- 2023


Oleh :
Dhenise Ernando Balanzi - V8022038 - Sekolah Vokasi

Kriminalitas merupakan salah satu fenomena yang masih terjadi di Indonesia, termasuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Angka kriminalitas di provinsi tersebut mengalami kenaikan pada tahun 2023 setelah mengalami penurunan dari tahun-tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan kepadatan penduduk terhadap kriminalitas di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2021-2023, serta memberikan rekomendasi implikasi kebijakan yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka kriminalitas. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi dari website resmi Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan kepadatan penduduk secara simultan berpengaruh signifikan positif terhadap kriminalitas. Secara parsial TPT berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kriminalitas, sedangkan kepadatan penduduk berpengaruh signifikan positif terhadap variabel kriminalitas. Hasil regresi menunjukkan angka R2 sebesar 55.12% yang artinya sebesar 55.12% variasi kriminalitas dapat dijelaskan oleh variabel TPT dan kepadatan penduduk. Beberapa implikasi kebijakan yang dapat dilakukan untuk menurunkan kriminalitas berdasarkan hasil penelitian ini adalah dengan pemerataaan pembangunan dan pengendalian migrasi.