Abstrak


PERAN PRODUSER PADA PROSES PRODUKSI FILM DOKUMENTERBARONGSAI TRIPUSAKA : MENARI DI ATAS PERBEDAAN


Oleh :
Nabila Almadhiya Pramesti - V1123092 - Sekolah Vokasi

Barongsai selama ini dikenal sebagai kesenian yang identik dengan identitas etnis Tionghoa dan ritual keagamaan Konghucu, sehingga sering dipandang eksklusif dan tertutup bagi kelompok di luar latar belakang tersebut. Namun, fenomena berbeda ditemukan pada perkumpulan Barongsai Tripusaka di Surakarta, yang anggotanya justru berasal dari beragam suku, ras, dan agama. Fenomena inilah yang melatarbelakangi penciptaan karya film dokumenter berjudul "Barongsai Tripusaka: Menari di Atas Perbedaan", dengan tujuan mengangkat nilai toleransi dan persatuan yang tumbuh dalam komunitas tersebut. Karya ini dibuat menggunakan gaya ekspositori dan pendekatan etnografi, berdasarkan hasil observasi lapangan, studi literatur, serta wawancara dengan narasumber. Laporan ini secara khusus membahas peran produser dalam mengelola keseluruhan proses produksi film dokumenter, mulai dari tahap pra produksi (pengembangan ide, riset, penyusunan anggaran, dan perencanaan jadwal), produksi (pengambilan gambar dan koordinasi tim di lapangan), hingga pasca produksi (proses editing dan finalisasi karya). Hasil karya menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah film dokumenter tidak hanya ditentukan oleh kekuatan cerita yang diangkat, tetapi juga oleh kemampuan manajemen produksi yang dilakukan produser dalam menjaga konsistensi pesan dari awal hingga akhir proses pembuatan.