Abstrak


Perancangan Buku Iustrasi Sebagai Medai Pengenalan Budaya Kuliner Angkringan Kepada Remaja Di Kota Surakarta


Oleh :
Sistha Nala Siwi Rosyadi - C0722142 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Kota Surakarta memiliki kekayaan kuliner tradisional yang mencerminkan nilai sosial, kebiasaan, serta identitas budaya masyarakatnya, salah satunya angkringan atau yang dikenal dengan sebutan HIK (Hidangan Istimewa Kampung). Namun, gempuran kafe modern dengan konsep visual yang menarik membuat ruang nongkrong kekinian lebih diminati dibanding kuliner khas daerahnya sendiri, sebagaimana tercermin dari data BPS Kota Surakarta yang mencatat 109 kedai kopi tersebar di kota pada tahun 2023. Kondisi ini turut memengaruhi pemahaman remaja terhadap budaya angkringan, di mana survei terhadap 70 responden usia 15–23 tahun menunjukkan lebih dari 64% belum memahami sejarah dan nilai budaya Angkringan secara memadai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif karena berfokus pada fenomena sosial, pengenalan, serta persepsi remaja terhadap budaya kuliner Angkringan di Kota Surakarta. Pada tahapan perancangan digunakan pendekatan Design Thinking yang meliputi lima tahapan, yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Melalui pendekatan tersebut, dirancang buku ilustrasi budaya kuliner angkringan sebagai media edukatif yang menggabungkan narasi sejarah, nilai sosial, serta pengalaman visual suasana Angkringan. Hasil yang didapatkan setelah melalui test, buku ilustrasi ini tervalidasi mampu menjadi upaya pelestarian budaya kuliner sekaligus penguatan identitas lokal remaja Kota Surakarta.