Abstrak


BENTUK DAN MAKNA JARGON KOMUNITAS PEMBURU DISKON GRUP TELEGRAM DISCOUNTFESS OFFICIAL CHAT (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK)


Oleh :
Niko Dwi Kuncoro - B0222059 - Fak. Ilmu Budaya

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan komunitas daring dalam membentuk variasi bahasa khusus untuk mempermudah komunikasi antaranggota. Salah satu bentuk variasi bahasa tersebut adalah jargon yang berkembang dalam komunitas pemburu diskon di grup Telegram Discountfess Official Chat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk jargon yang digunakan oleh anggota komunitas Telegram Discountfess Official Chat, menjelaskan makna jargon yang muncul dalam penggunaannya, dan menguraikan faktor-faktor sosial yang memengaruhi penggunaan dan pemaknaan jargon dalam komunitas Discountfess? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung jargon dalam grup Telegram Discountfess Official Chatdan informasi hasil wawancara dengan admin komunitas. Data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan wawancara semiterstruktur. Analisis datadilakukan menggunakan metode agih, metode padan referensial, dan analisis data kualitatif. Analisis bentuk mencakup proses pembentukan kata, sedangkan analisis makna mencakup makna konseptual, makna konotatif, dan perkembangan makna.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jargon Discountfess terbentuk melalui blending, initialism, clipping, borrowing, dan multiple processes, dengan blendingsebagai proses yang paling dominan. Dari aspek makna, jargon ditemukan dalam bentuk makna konseptual dan konotatif serta mengalami perkembangan maknamelalui berbagai bentuk perubahan dan konteks penggunaan komunitas. Pada aspek sosial, penggunaan dan pemaknaan jargon dipengaruhi oleh aktivitas dan interaksi komunitas, partisipasi antaranggota, identitas kelompok, serta norma dan aturan yang berlaku. Temuan tersebut menunjukkan bahwa jargon Discountfess tidak hanya berfungsi sebagai bentuk komunikasi yang ringkas, tetapi juga berkembang melalui praktik sosial dalam komunitas digital.