Abstrak
Pengaruh Berbagai Jenis dan Dosis Bahan Organik terhadap Pertumbuhan, Hasil, dan Kandungan Metabolit Sekunder Stevia (Stevia Rebaudiana)
Oleh :
Felicita Sarah Davina - H0722055 - Fak. Pertanian
Stevia (Stevia rebaudiana) merupakan tanaman dengan
tingkat kemanisan yang lebih tinggi dibanding gula namun kalorinya rendah, namun
budidayanya di Indonesia masih terbatas sehingga produktivitasnya perlu
ditingkatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui aplikasi
bahan organik pada media tanam yang berpotensi memperbaiki sifat tanah serta
menyediakan hara bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
pengaruh jenis dan dosis bahan organik terhadap pertumbuhan, hasil, dan
kandungan metabolit sekunder stevia. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli
sampai September 2025 di Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.
Rancangan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan 10
taraf perlakuan yaitu tanpa bahan organik, dan tiga jenis bahan organik (kompos
bonggol pisang, biochar eceng gondok, pupuk kandang ayam) pada dosis 7,5
ton/ha, 15 ton/ha, 22,5 ton/ha. Data dianalisis menggunakan analisis ragam lalu
dilanjutkan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian
bahan organik tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang
dan seluruh aktivitas fisiologis, tetapi berpengaruh nyata terhadap jumlah
daun, luas daun, bobot segar akar, bobot segar dan kering total tanaman, bobot
kering daun, dan kadar steviosida. Biochar eceng gondok 15 ton/ha dapat
meningkatkan bobot segar akar (27,22 g) dan bobot segar total tanaman (64,33
g). Kompos bonggol pisang 22,5 ton/ha dapat meningkatkan jumlah daun tanaman
umur 9 MST (340,67 helai), luas daun 9 MST (887,18 cm2), bobot kering total
tanaman (10,76 g) dan bobot kering daun(4,32 g). Kompos bonggol pisang 7,5
ton/ha dapat meningkatkan kadar steviosida (9,45%). Penelitian ini menemukan
bahwa kompos bonggol pisang dosis 7,5 ton/ha dapat meningkatkan pertumbuhan, hasil
dan kadar steviosida tanaman stevia.