Abstrak
Pengembangan Model Project-Based Learning with Reflective Practice (PjBL-RP) untuk Meningkatkan Keterampilan Memecahkan Masalah Energi Berkelanjutan dan Kolaboratif Calon Guru Fisika
Oleh :
Sri Fatmawati - T851908010 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan hasil
pengembangan model Project-Based
Learning with Reflective Practice (PjBL-RP) untuk
meningkatkan keterampilan memecahkan masalah (KMM) energi berkelanjutan dan kolaboratif; (2) menguji kelayakan model PjBL-RP untuk meningkatkan keterampilan
memecahkan masalah energi berkelanjutan dan pengaruhnya terhadap keterampilan kolaboratif; (3) menguji
efektivitas
model PjBL-RP untuk meningkatkan
keterampilan memecahkan masalah energi berkelanjutan dan pengaruhnya terhadap kolaboratif. Penelitian ini
menggunakan metode Research and Development (R&D) dari Borg & Gall (2003) yaitu
untuk menghasilkan produk model pembelajaran dan menguji kefektifannya. Analisis
data untuk tujuan (1) dan (2) menggunakan analisis deskriptif dan analisis data
untuk tujuan (3) menggunakan beberapa uji, seperti paired t-test, sample independen t-test, Effect Sizes, N-Gain,dan uji Mann-Whitney.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil pengembangan model pembelajaran yaitu
disebut model PjBL-RP. Model
ini memiliki karakteristik sintaks
dengan 5 (lima) tahap yaitu a) Projects Problem Orientation; b) Study
literature and other learning resources; c) Planning projects collaboratively;
d) Executing projects: creating, testing and revising products
collaboratively; dan e) Communicating Projects and Reflections. Model ini berfokus terhadap KMM energi berkelanjutan dan
keterampilan kolaboratif calon guru fisika. 2) Hasil validasi pakar menyatakan bahwa
model PjBL-RP termasuk
dalam kategori sangat layak; 3) model PjBL-RP berhasil meningkatkan KMM Energi Berkelanjutan dengan N-Gain kategori tinggi (0,71) dan effect
size Hedges' correction sebesar
6,35 artinya model PjBL-RP sangat berpengaruh terhadap KMM Energi Berkelanjutan.
Model PjBL-RP menunjukan dampak yang positif terhadap keterampilan kolaboratif dengan rata-rata skor 86,28 termasuk dalam
kategori tinggi. Terdapat perbedaan yang signifikan rata-rata skor KMM antara model
PjBL-RP dan PjBL, skor rata-rata KMM pada
kelas yang menerapkan Model PjBL-RP lebih tinggi dibandingkan model PjBL. Hasil
uji effect
size Hedges' correction sebesar
0,666 artinya model PjBL-RP memberi pengaruh sedang terhadap KMM jika
dibandingkan dengan model PjBL. Model
PjBL-RP memberikan pengaruh signifikan
terhadap indikator eksplorasi masalah dan perencanaan masalah, sedang untuk
indikator penerapan, analisis dan refleksi menunjukkan hasil yang tidak
signifikan dibandingkan dengan model PjBL.
Uji Mann-Whitney
menunjukkan nilai signifikansi 0,736 > 0,05 artinya tidak ada perbedaan
signifikan keterampilan kolaboratif kelas PjBL-RP dengan kelas PjBL.