Abstrak
Efektivitas Design Based Learning Bermuatan Etnosains Pembuatan Tepung Pati Garut terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SMP
Oleh :
Riris Ariska - K4522081 - Fak. KIP
Keterampilan proses sains
merupakan salah satu keterampilan penting dalam pembelajaran IPA. Namun,
keterampilan tersebut masih tergolong rendah karena pembelajaran belum
sepenuhnya berpusat pada siswa dan kurang memanfaatkan model pembelajaran yang
inovatif serta kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas penerapan Design Based Learning bermuatan etnosains
pembuatan tepung pati garut terhadap keterampilan proses sains siswa SMP. Penelitian
ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment. Desain
penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design, dengan
kelas eksperimen mendapat perlakuan model DBL bermuatan etnosains pembuatan
tepung pati garut dan kelas kontrol mendapat perlakuan model discovery
learning. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Plupuh
tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik cluster
random sampling, sedangkan data keterampilan proses sains dikumpulkan
melalui tes dan observasi. Analisis data menggunakan software SPSS 25.
Uji hipotesis menggunakan uji ANCOVA, uji N-Gain, dan uji effect size
untuk mengetahui efektivitas perlakuan. Hasil uji ANCOVA menunjukkan nilai
signifikansi sebesar 0,003 (< 0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya
penerapan Design Based Learning bermuatan etnosains pembuatan tepung
pati garut efektif terhadap keterampilan proses sains siswa SMP dengan nilai N-Gain
sebesar 0,42 (sedang) dan nilai effect size sebesar 0,71 (sedang).
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa DBL bermuatan etnosains
pembuatan tepung pati garut dapat dijadikan alternatif model pembelajaran IPA
untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa.