Abstrak


Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Aplikasi Geogebra terhadap Pemahaman Konsep Volume Kubus dan Balok Siswa Kelas V SD Se-Gugus Singosari Kecamatan Kartasura


Oleh :
Anindya Fatimah Azzahra - K7122037 - Fak. KIP

Pemahaman konsep volume kubus dan balok pada siswa sekolah dasar masih tergolong rendah, salah satunya akibat pembelajaran yang lebih menekankan hafalan rumus daripada pemaknaan konsep. Penelitian ini bertujuan mengukur pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan GeoGebra terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa kelas V pada materi volume kubus dan balok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis Quasi Experimental dengan Nonequivalent Control Group Design, melibatkan siswa kelas V SD di Gugus Singosari, Kecamatan Kartasura, yang terbagi menjadi kelompok eksperimen (PBL berbantuan GeoGebra) dan kelompok kontrol (pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji beda Independent Sample t-Test dengan SPSS versi 22. Hasil uji keseimbangan menunjukkan kedua kelompok setara sebelum perlakuan (Sig. 0,069 > 0,05). Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelompok eksperimen (81,2) lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (69,52), dengan uji hipotesis menunjukkan perbedaan yang signifikan (Sig. 2-tailed = 0,018 < 0,05), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil ini menunjukkan bahwa PBL berbantuan GeoGebra lebih efektif dalam membangun pemahaman konsep dibandingkan pembelajaran konvensional, sekaligus memperkuat pandangan konstruktivisme bahwa pemahaman terbentuk melalui konstruksi pengetahuan aktif. Secara praktis, model ini dapat menjadi alternatif inovatif bagi guru dalam mengajarkan materi bangun ruang.