Abstrak


Pengaruh Berbagai Konsentrasi Air Kelapa Pada Lama Perendaman Entres Terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Kopi Robusta


Oleh :
Alifah Hanif - H0722007 - Fak. Pertanian

Kopi robusta (Coffea canephora) banyak dibudidayakan di Indonesia, namun produksi dan kualitasnya mengalami penurunan. Teknik sambung pucuk dan penggunaan air kelapa yang mengandung auksin, sitokinin, serta giberelin diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, sementara lama perendaman diduga dapat memengaruhi keberhasilan penyambungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai konsentrasi air kelapa dan lama perendaman entres terhadap keberhasilan sambung pucuk kopi robusta. Penelitian dilaksanakan di Desa Ternadi, Kudus, dari bulan September hingga Desember 2025. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi air kelapa (0%, 25%, 50%, dan 75%), dan faktor kedua adalah lama perendaman (tanpa perendaman, 2 jam, dan 4 jam). Variabel pengamatan meliputi waktu munculnya tunas, panjang tunas, jumlah tunas, diameter tunas, jumlah daun, jumlah cabang baru, dan persentase keberhasilan sambung pucuk. Tidak terdapat interaksi antara konsentrasi air kelapa dan lama perendaman dalam memacu pertumbuhan tanaman pada semua variabel pertumbuhan yang diamati. Aplikasi air kelapa konsentrasi 75% mempercepat waktu munculnya tunas menjadi 10,3 hari dan mencapai tingkat keberhasilan 100%. Konsentrasi air kelapa 0% dan 25% juga mencapai tingkat keberhasilan 100% namun tidak meningkatkan seluruh variabel pertumbuhan. Perlakuan tanpa perendaman dan perendaman selama 4 jam mencapai tingkat keberhasilan 100% namun tidak meningkatkan seluruh variabel pertumbuhan.