;

Abstrak


Pengembangan Metode Shadowing Berbantuan Educaplay Guna Meningkatkan Kemampuan Berbicara Bahasa Jepang Siswa SMAN di Sukoharjo


Oleh :
Vinda Puspitasari - S812502011 - Fak. KIP

Vinda Puspitasari, 2026. PENGEMBANGAN METODE SHADOWINGBERBANTUAN EDUCAPLAY GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUANBERBICARA BAHASA JEPANG SISWA SMAN DI SUKOHARJO. Tesis.Pembimbing: Prof. Dr. Sunardi, M.Sc. Kopembimbing: Dr. Sri Sumaryati, M.Pd.Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan, Universitas Sebelas Maret.ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu: 1) untuk mendeskripsikan proses pembelajaranbahasa Jepang yang selama ini diterapkan pada siswa SMAN di Sukoharjo, 2)untuk menguji kelayakan metode shadowing berbantuan educaplay menurut ahlidan praktisi, 3) untuk menguji keefektifan dari metode shadowing berbantuaneducaplay dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa.Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 2 Sukoharjo sebagai penelitianpengembangan model ADDIE melalui lima tahapan yaitu Analyze (analisis), Design(desain), Development, Implementation, dan Evaluation. Teknik pengumpulan datamenggunakan angket, untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan,kelayakan, serta tanggapan terhadap produk yang dikembangkan. Teknis analisisdata dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan pembelajaran di SMANSukoharjo masih didominasi menggunakan Power point, Video serta modul cetakuntuk belajar siswa 2) hasil uji kelayakan metode shadowing berbantuan educaplaytergolong tinggi. Pengembangan produk dengan desain ADDIE yaitu Analyzedengan melakukan analisis kebutuhan. Berikutnya Design, penyusunan konsep darisegi materi dan media/produk. Development yaitu menyusun produk awal,melakukan validasi, dan uji coba. Berikutnya Implementation dengan ujikeefektifan. Terakhir Evaluation dengan evaluasi data maupun angket dari tahapanADDIE dan menghasilkan produk akhir. Pada hasil uji validasi ahli materimemperoleh skor 97,5% dan dinyatakan sangat layak. Penilaian ahli mediamemperoleh skor 91,6% dinyatakan sangat layak. Hasil uji coba menunjukkanbahwa metode shadowing berbantuan educaplay termasuk dalam kategori baik, 3)melalui uji keefektifan menunjukkan bahwa metode shadowing berbantuaneducaplay efektif untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang padasiswa. Berdasarkan data post-test meliputi aspek pelafalan, kelancaran dan intonasimetode shadowing berbantuan educaplay diperoleh nilai sig sebesar 0,000 lebihrendah dari probabilitas 0,05 yaitu 0,009, 0,000 dan 0,041. Terakhir, hasil uji N-gain test menunjukkan metode shadowing berbantuan educaplay efektifmeningkatkan kemampuan berbicara bahasa Jepang siswa meliputi aspek pelafalansebesar 0,8754, aspek kelancaran sebesar 0,8046 dan aspek intonasi sebesar 0,7938nilai mean yang diperoleh ≥0,7 termasuk dalam kategori tinggi.Kata Kunci : Educaplay, Kemampuan Berbicara bahasa Jepang, MetodeShadowing