Abstrak


SULUK MUSAWARATAN (SUATU KAJIAN FILOLOGI DAN ISI)


Oleh :
Atiqah Fa'iz Hafizhah - B0122015 - Fak. Ilmu Budaya

Atiqah Faiz Hafizhah. B0122015. Naskah Suluk Musawaratan merupakan salah satu naskah keagamaan berbahasa Jawa yang memuat ajaran Islam, khususnya mengenai syariat, hakikat, makrifat, serta berbagai pandangan keagamaan yang disampaikan melalui bentuk musyawarah. Naskah ini penting untuk diteliti karena mengandung nilai-nilai tasawuf dan keislaman yang dikemas dalam naskah suluk Jawa yang hingga saat ini belum dikaji secara filologis maupun dari segi isinya. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana suntingan teks Suluk Musawaratan yang bersih dari kesalahan penyalinan berdasarkan kajian filologi; dan (2) Bagaimana ajaran tasawuf yang terkandung dalam naskah Suluk Musawaratan? Tujuan penelitian ini adalah: (1) Menyajikan suntingan teks dan terjemahan naskah Suluk Musawaratan yang dapat dipertanggungjawabkan secara filologis, dan (2) Mendeskripsikan ajaran tasawuf yang terkandung dalam naskah Suluk Musawaratan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan filologis dan pendekatan isi. Data penelitian berupa naskah Suluk Musawaratan koleksi Museum Radya Pustaka Surakarta dengan kode naskah RP. 327 yang ditulis menggunakan aksara Jawa dan bahasa Jawa. Teknik pengumpulan data diawali dengan inventarisasi naskah melalui katalog, dilanjutkan dengan pengaksesan naskah serta dokumentasi digital terhadap setiap halaman naskah sebagai dasar penyuntingan teks. Penelitian ini menggunakan metode filologi dengan penerapan metode edisi standar yang meliputi transliterasi, kritik teks, penyusunan aparat kritik, penyuntingan teks, dan penerjemahan untuk menghasilkan suntingan teks, sedangkan analisis isi dilakukan melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah Suluk Musawaratan mengandung berbagai ajaran Islam yang disampaikan melalui metode musyawarah oleh delapan tokoh agama atau guru dengan pandangan yang beragam mengenai jalan menuju makrifat. Ajaran yang ditemukan meliputi konsep syariat, hakikat, makrifat, zikir, tauhid, ibadah, serta hubungan antara tradisi Islam dan budaya Jawa. Selain itu, naskah ini juga menekankan pentingnya toleransi dalam perbedaan pandangan keagamaan, keseimbangan antara aspek lahiriah dan batiniah agama, serta upaya manusia untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. melalui penyucian jiwa dan perjalanan spiritual. Kata kunci: filologi, Suluk Musawaratan, ajaran Islam, tasawuf, musyawarah.