Abstrak
Pengaruh Aksesibilitas terhadap Keputusan Berkunjung pada Wisata Batu Seribu Desa
Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo
Oleh :
Deva Ayu Salsabila - V0223018 - Sekolah Vokasi
Deva Ayu Salsabila. 2026. Pengaruh
Aksesibilitas Terhadap Keputusan Berkunjung pada Wisata Batu Seribu Desa
Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Program Studi Diploma III Usaha
Perjalanan Wisata, Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan mendeskripsikan persepsi wisatawan mengenai aksesibilitas lokasi
serta mengukur dan menganalisis besaran pengaruh aksesibilitas lokasi secara
parsial terhadap keputusan berkunjung wisatawan pada objek wisata Batu Seribu,
Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan
adalah deskriptif kuantitatif dengan melalui uji statistika non parametrik,
teknik pengambilan sampel menggunakan pendekatan Non-Probability Sampling jenis Purposive
Sampling. Jumlah sampel minimum dihitung menggunakan formula Lemeshow untuk
populasi tak terhingga dan dibulatkan menjadi 100 responden dengan kriteria
inklusi berusia minimal 17 tahun, telah berkunjung minimal satu kali, dan
menggunakan kendaraan pribadi. Pengumpulan data primer dilakukan melalui
observasi lapangan dan penyebaran kuesioner terstruktur dengan Skala
Likert. Teknik analisis data dikomputasikan menggunakan
program IBM SPSS Statistics melalui tahapan uji asumsi klasik, analisis regresi
linier sederhana, uji t parsial, dan analisis koefisien determinasi (R^2). Hasil uji
asumsi klasik menunjukkan bahwa data residual berdistribusi normal (Asymp. Sig.
= 0,299 > 0,05) dan terbebas dari gejala heteroskedastisitas. Pemodelan
regresi menghasilkan persamaan linear sederhana Y = 17,591 + 0,600X.
Berdasarkan pengujian hipotesis uji t parsial, diperoleh nilai t hitung sebesar 15,362 yang lebih besar dari t tabel sebesar
1,984 dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05), sehingga dapat disimpulkan
bahwa variabel Aksesibilitas berpengaruh positif dan signifikan secara parsial
terhadap Keputusan Berkunjung wisatawan di Objek Wisata Batu Seribu. Hasil
analisis koefisien determinasi (R^2)
menunjukkan nilai sebesar 0,707, yang mengindikasikan bahwa kualitas
aksesibilitas fisik dan spasial rute perbukitan memberikan kontribusi dominan
sebesar 70,7% dalam memengaruhi keputusan berkunjung wisatawan, sedangkan
sisanya sebesar 29,3% dipengaruhi oleh faktor intervensi lain di luar model
pengujian. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa karakteristik wisatawan
bertindak secara rasional dan sangat sensitif terhadap aspek kelancaran rute,
keamanan, biaya, serta kenyamanan infrastruktur jalan.
Kata Kunci:
Aksesibilitas, Keputusan Berkunjung, Wisata Batu Seribu.