Abstrak


Pengaruh Faktor Digitalisasi dan Sosiodemografi Terhadap Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Pelaku UMKM Kerajinan Tangan di Kota Surakarta


Oleh :
Zefanya Amadea Chrisant - F0122158 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Transformasi digital berpotensi meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan, tetapi manfaatnya belum diterima secara merata oleh perempuan pelaku UMKM di negara berkembang seperti di Indonesia. Secara khusus, di Kota Surakarta, perempuan mengelola 66,12 persen UMKM, termasuk 192 unit usaha kerajinan tangan. Oleh sebab itu, penelitian ini menganalisis pengaruh lima faktor digitalisasi (alat digital, literasi digital, pembelajaran digital, platform digital, dan layanan keuangan digital) serta faktor sosiodemografi (usia, pendidikan, kecamatan, dan penghasilan) terhadap pemberdayaan ekonomi perempuan pelaku UMKM kerajinan tangan di Kota Surakarta. Penelitian ini memilih sebanyak 75 perempuan pelaku UMKM sebagai responden menggunakan, metode non-probability sampling terdiri atas purposive dan accidental sampling dari populasi 192 pelaku usaha terdaftar pada tahun 2025. Data dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa platform digital, usia, dan interaksi pendidikan tinggi dengan Kecamatan Pasar Kliwon berpengaruh positif signifikan, sedangkan kepemilikan rekening bank, persepsi dampak digitalisasi, interaksi pendidikan rendah dengan Kecamatan Serengan, dan interaksi pendidikan tinggi dengan Kecamatan Laweyan berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua aspek digitalisasi secara langsung meningkatkan pemberdayaan ekonomi perempuan. Selain itu, akses terhadap sumber daya digital perlu diiringi kemampuan mengelolanya agar berkembang menjadi kapasitas bertindak (agency).