Abstrak


Implementasi Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri Tanjungrejo Tahun Ajaran 2025/2026


Oleh :
Mufidatul Chilmi - K7122195 - Fak. KIP

Mufidatul Chilmi K7122195. Pembimbing: Dr. Murwani Dewi Wijayanti, M.Pd. IMPLEMENTASI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING (CRT) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS IV SD NEGERI TANJUNGREJO TAHUN 2025/2026. Skripsi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, 2026.Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada pembelajaran IPAS materi Indonesiaku kaya budaya kelas IV di SD Negeri Tanjungrejo tahun ajaran 2025/2026, (2) menganalisis keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS materi Indonesiaku kaya budaya dengan implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) kelas IV di SD Negeri Tanjungrejo tahun ajaran 2025/2026, (3) menganalisis respon siswa terhadap pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada pembelajaran IPAS materi Indonesiaku kaya budaya kelas IV di SD Negeri Tanjungrejo tahun ajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif model Arikunto yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian ini sebanyak 17 siswa kelas IV SD Negeri Tanjungrejo tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan CRT mengalami peningkatan pada setiap siklus, dari 72,08% (guru) dan 72,49% (siswa) pada siklus I dengan kategori cukup, meningkat menjadi 89,16% (guru) dan 88,33% (siswa) pada siklus III dengan kategori baik. Keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari 67,08% (kategori rendah) pada siklus I menjadi 90,44% (kategori sangat baik) pada siklus III. Hasil belajar IPAS juga meningkat dari rata-rata 62,50% menjadi 85,93% dengan ketuntasan klasikal mencapai 88,23%, melampaui indikator kinerja penelitian sebesar 85%. Respon siswa terhadap implementasi pendekatan CRT juga menunjukkan perkembangan positif, siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD.