Abstrak


POLA KOMUNIKASI @BTSARMYPEDULI DALAM SOLIDARITAS GALANG DANA ACEH PERIODE 2025-2026


Oleh :
Amanda - D0222011 - Fak. ISIP

Perkembangan media sosial telah mengubah fandom dari sekadar kelompok penggemar menjadi komunitas digital yang mampu melakukan aksi sosial secara kolektif. Salah satu bentuknya ditunjukkan oleh akun @btsarmyPeduli melalui kegiatan penggalangan dana bagi korban banjir di Sumatera. Meskipun berbagai penelitian telah membahas aktivisme digital fandom, masih sedikit kajian yang mengkaji bagaimana pola komunikasi dalam proses pengambilan keputusan kelompok membentuk solidaritas di dalam fandom. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi yang terbentuk dalam proses pengambilan keputusan pada akun @btsarmyPeduli serta memahami makna solidaritas yang dibangun melalui kegiatan penggalangan dana tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari anggota tim @btsarmyPeduli yang terlibat langsung dalam kegiatan penggalangan dana. Analisis penelitian menggunakan Teori Perspektif Fungsional dalam Pengambilan Keputusan Kelompok dari Hirokawa dan Gouran yang didukung model IMOI (Input-Mediator-Output-Input), sedangkan konsep solidaritas dianalisis menggunakan teori solidaritas Emile Durkheim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat fungsi pengambilan keputusan, yaitu analisis masalah, penetapan tujuan, identifikasi alternatif, dan evaluasi alternatif, dijalankan secara terbuka dengan melibatkan seluruh anggota sesuai kapasitas dan perannya. Pola komunikasi yang terbentuk cenderung mengarah pada pola semua saluran (all-channel), sehingga memungkinkan pertukaran informasi berlangsung dua arah, partisipatif, dan kolaboratif. Pola komunikasi tersebut mendukung efektivitas koordinasi, mempercepat pengambilan keputusan, serta membangun kepercayaan antaranggota. Solidaritas yang terbentuk dimaknai sebagai kepedulian kolektif yang didorong oleh kesamaan nilai, identitas sebagai ARMY, dan tujuan kemanusiaan, dengan karakteristik yang lebih mendekati solidaritas organik karena adanya pembagian peran yang saling melengkapi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kelompok yang terbuka dan kolaboratif menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengambilan keputusan serta pembentukan solidaritas digital pada komunitas fandom, sehingga mampu mendorong partisipasi kolektif dalam aksi kemanusiaan.