Abstrak


Apakah Variabel Modal Manusia memiliki Dampak terhadap Investasi Asing Langsung di Asia? Studi Kasus Perbandingan antara Kawasan Asia Timur, Tenggara, dan Selatan


Oleh :
Christian Doni Perkasa - F0121064 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas institusi, keterbukaan ekonomi, modal manusia, inflasi, dan pengangguran terhadap arus masuk investasi asing langsung di kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Selatan selama periode 2004–2023. Penelitian ini menggunakan data panel yang bersumber dari World Development Indicators dan Worldwide Governance Indicators, kemudian kualitas institusi dibentuk melalui metode Principal Component Analysis untuk menghasilkan indeks komposit. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model yang dipilih berdasarkan hasil uji spesifikasi model lalu diperbaiki menggunakan Driscoll Kraay untuk mengatasi masalah uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variabel-variabel independen terhadap FDI berbeda antar kawasan. Modal manusia terbukti menjadi variabel yang paling konsisten dan berpengaruh positif serta signifikan terhadap arus masuk investasi asing langsung di ketiga kawasan. Sementara itu, kualitas institusi, keterbukaan ekonomi, inflasi, dan pengangguran menunjukkan hasil yang bervariasi, baik dari sisi arah maupun signifikansi pengaruhnya. Temuan ini mengindikasikan bahwa daya tarik investasi asing langsung di negara-negara Asia sangat dipengaruhi oleh karakteristik struktural dan institusional masing-masing kawasan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia serta perbaikan tata kelola ekonomi dan institusi menjadi faktor penting dalam mendorong masuknya investasi asing langsung secara berkelanjutan.