Abstrak


Perbedaan Kemampuan Literasi Lingkungan Siswa pada Model Problem-Based Learning dan Contextual Teaching and Learning pada Materi Perubahan Lingkungan


Oleh :
Yunan Meta Ardita - K4322110 - Fak. KIP

Kemampuan literasi lingkungan merupakan kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa untuk memahami dan menyikapi berbagai permasalahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan peningkatan kemampuan literasi lingkungan siswa pada model Problem-Based Learning (PBL) dan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi perubahan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan rancangan nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas Fase E SMA Negeri 2 Surakarta, yaitu 35 siswa pada kelas PBL dan 33 siswa pada kelas CTL. Data dikumpulkan melalui tes dan kuesioner kemudian dianalisis menggunakan ANCOVA, dan analisis N-gain. Hasil penelitian menggunakan ANCOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi lingkungan yang signifikan antara siswa yang belajar menggunakan model PBL dan CTL setelah memperhitungkan kemampuan awal siswa sebagai kovariat (p < 0,001). Hasil analisis N-gain menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan literasi lingkungan pada kelas PBL lebih tinggi dibandingkan kelas CTL. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan literasi lingkungan antara siswa yang belajar menggunakan model PBL dan CTL, serta model PBL menghasilkan peningkatan kemampuan literasi lingkungan yang lebih besar.