Abstrak
ANALISIS REPRESENTASI IDENTITAS MASYARAKAT BASQUE DI ATHLETIC CLUB DE BILBAO PADA ERA GLOBALISASI SEPAK BOLA
Oleh :
M. Rizky Erfian - D0419033 - Fak. ISIP
Sepak bola adalah olahraga paling fenomenal yang popularitasnya sudah tidak mengenal batas-batas ruang antar negara. Di era modern, kepopuleran sepak bola tidak hanya terbatas sebagai permainan olahraga saja, tapi sudah menjadi alat politik non-tradisional yang bisa digunakan oleh berbagai aktor di berbagai level dengan cara yang berbeda-beda seperti fenomena sportwashing atau sport diplomacy. Athletic Club de Bilbao adalah sebuah klub sepak bola kebanggaan masyarakat wilayah Basque, Spanyol. Athletic Club menjadi salah satu klub paling unik di dunia sepak bola karena mereka memegang sebuah filosofi yaitu hanya memainkan pemain yang lahir di wilayah Basque atau pemain didikan akademi mereka sendiri atau akademi klub sepak bola Basque lain. Dengan adanya kebijakan unik yang disebut “Cantera” ini, Athletic Club menjalankan klub mereka secara berbeda di era sepak bola yang sudah terkena dampak globalisasi. Mereka tidak membeli pemain bintang berkualitas untuk membangun tim yang lebih kuat, tapi konsisten mempercayai talenta-talenta jebolan wilayah Basque untuk terus memperkuat tim utama mereka. Keunikan filosofi Athletic Club inilah yang menjadi pembahasan penelitian disini, karena masyarakat Basque percaya Athletic Club adalah bagian dari identitas mereka dan pemain-pemain yang merumput menjadi representasi dari keseluruhan masyarakat Basque. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana upaya representasi identitas masyarakat Basque melalui Athletic Club de Bilbao di era globalisasi sepak bola. Teori konsep yang digunakan adalah Konstruktivisme sebagai pendekatan teoritis dan Speech Act sebagai pisau analisis data-data yang dikumpulkan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengambilan data menggunakan studi pustaka yang bertujuan mencari dan menganalisis data-data dari artikel jurnal, buku, website, dan sumber-sumber relevan lain. Dari hasil penelitian ini, ditemukan hasil bahwa memang masyarakat Basque melakukan representasi identitas melalui Athletic Club, terbukti dari data-data speech act yang berasal dari aktor-aktor yang valid sebagai representasi klub yaitu manajemen, pelatih, pemain, dan suporter di mana secara garis besar mereka mengakui Athletic Club sebagai bagian dari identitas dan mereka bangga akan hal tersebut.