Abstrak
Analisis Karakteristik Pengisian Baterai Lithium-Ion Menggunakan Model Regresi Logistik: Studi Kasus pada Variasi C-rate dan Kondisi Suhu
Oleh :
Muhamad Miftha Hakim - I0721041 - Fak. Teknik
Pengelolaan baterai Lithium-Ion (Li-Ion) yang
efisien dan andal sangat krusial dalam berbagai aplikasi energi modern, namun
proses pengisian yang tidak optimal dapat mempercepat degradasi dan mengurangi
performa baterai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik pengisian
baterai Li-Ion menggunakan pendekatan model regresi logistik, dengan fokus pada
pengaruh variasi C-rate dan kondisi suhu. Data pengisian baterai dipra-proses
dan direkayasa fitur dengan menghitung suhu rata-rata. Model regresi logistik
diterapkan pada sembilan kombinasi unik C-rate (0.3, 0.7, 1.0) dan kondisi
pendinginan ('tanpa pendingin', 'pendingin 25°-30°', 'pendingin 30°-35°').
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi logistik mampu
merepresentasikan kurva pengisian baterai dengan akurasi tinggi, ditunjukkan
oleh nilai koefisien determinasi (R2) di atas 0.98 pada sebagian
besar skenario. Parameter model seperti kapasitas maksimum (L), tingkat
pengisian (k), dan offset waktu (t0) bervariasi secara signifikan sebagai
fungsi dari C-rate dan kondisi pendinginan. Peningkatan C-rate secara konsisten
meningkatkan kecepatan pengisian (nilai k) dan mengurangi waktu yang dibutuhkan
untuk mencapai kapasitas tengah (nilai t0). Analisis juga mengestimasi waktu
yang diperlukan untuk mencapai kapasitas 14.0 Ah, menunjukkan bahwa C-rate
adalah faktor dominan dalam menentukan durasi pengisian. Namun, teridentifikasi
bahwa pada C-rate 1.0 dengan pendinginan 25°-30°, kapasitas target 14.0 Ah
tidak tercapai (hanya sekitar 13.73 Ah), menyoroti batasan pengisian pada
kondisi agresif tertentu. Temuan ini memberikan pemahaman mendalam tentang
dinamika pengisian baterai Li-Ion, yang krusial untuk pengembangan sistem
manajemen baterai yang lebih cerdas dan efektif.