Abstrak
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Ecopedagogy Terhadap Environmental Awareness Peserta Didik Kelas IV SD Negeri di Gugus Sriwijaya
Oleh :
Wulan Marthania - K7122338 - Fak. KIP
Wulan Marthania. K7122338. Pembimbing I: Dr. Dwi Yuniasih Saputri, S.Pd., M. Pd. PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS ECOPEDAGOGY TERHADAP ENVIRONMENTAL AWARENESS PESERTA DIDIK KELAS IV SD NEGERI DI GUGUS SRIWIJAYA. Tugas Akhir, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Juni 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbasis ecopedagogy terhadap environmental awareness peserta didik kelas IV SD Negeri di Gugus Sriwijaya Kartasura. Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimental dengan desain Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 37 peserta didik yang dibagi menjadi kelas eksperimen 20 peserta didik kelas IVA SDN Pucangan 04 yang mendapat perlakuan model Problem Based Learning berbasis ecopedagogy dan kelas kontrol 17 peserta didik kelas IVB SDN Pucangan 04 yang mendapat perlakuan model Discovery Learning. Pengumpulan data menggunakan instrumen Situational Judgement Test (SJT) yang terdiri dari 22 skenario valid yang berfokus pada dimensi afektif environmental awareness, mencakup tujuh indikator yaitu kesadaran kebersihan lingkungan, kepedulian kelestarian alam, empati terhadap kerusakan lingkungan, kepekaan terhadap dampak pencemaran, komitmen menjaga lingkungan, kesediaan berkontribusi aktif, dan apresiasi keindahan alam. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, uji keseimbangan Mann-Whitney U pada data pretest, dan uji hipotesis MannWhitney U pada data posttest. Hasil uji keseimbangan menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelompok U = 250,500; sig. 0,015, sehingga analisis gain score digunakan sebagai ukuran pelengkap untuk mengontrol perbedaan tersebut. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai U = 330,500 dengan signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak. Rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 77,50 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 65,24 dengan selisih 12,26 poin. Analisis gain score menunjukkan kelas eksperimen memperoleh rata-rata +2,00 sedangkan kelas kontrol -4,18. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Problem Based Learning berbasis ecopedagogy terhadap environmental awareness aspek afektif peserta didik kelas IV SD Negeri di Gugus Sriwijaya. Kata kunci: Problem Based Learning, ecopedagogy, environmental awareness, sekolah dasar, aspek afektif.