Abstrak
Penerapan Gerakan Ergonomis Stretching Intervensi Tubuh (GESIT) Terhadap Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja Produksi di PT X Karanganyar
Oleh :
Rusdiana Kusuma Sari - V8122086 - Sekolah Vokasi
Rusdiana Kusuma Sari, V8122086, 2026. Penerapan Gerakan Ergonomis Stretching
Intervensi Tubuh (GESIT) Terhadap Keluhan Muskuloskeletal pada Pekerja
Produksi di PT X Karanganyar. Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja,
Sekolah Vokasi, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar
Belakang: Industri
manufaktur tekstil melibatkan berbagai aktivitas manual handling, gerakan
berulang yang dapat berisiko menimbulkan keluhan muskuloskeletal. Hasil
survei awal pada 8 pekerja produksi PT X Karanganyar menunjukkan
bahwa 50% pekerja berada pada kategori keluhan muskuloskeletal tinggi dan 50%
pada kategori sedang. Salah satu upaya yang dapat diterapkan untuk menurunkan
keluhan muskuloskeletal adalah Gerakan Ergonomis Stretching Intervensi
Tubuh (GESIT). Penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh GESIT terhadap keluhan
muskuloskeletal pada pekerja produksi di PT X Karanganyar.Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi
eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group
pretest-posttest. Populasi penelitian pekerja produksi menggunakan total sampling
berjumlah 60 pekerja, kemudian dibagi menjadi dua kelompok melalui
pengundian, yaitu 30 pekerja pada kelompok kontrol dan 30 pekerja pada kelompok
eksperimen. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur keluhan
muskuloskeletal kuesioner Nordic Body Map (NBM). Analisis data dilakukan
menggunakan uji Independent T-Test.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hasil nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) terdapat
perbedaan yang sangat signifikan antara skor keluhan muskuloskeletal sebelum
dan sesudah pemberian intervensi GESIT pada kelompok eksperimen, dan perubahan
bersifat positif karena keluhan muskuloskeletal mengalami penurunan.
Simpulan: Terdapat pengaruh Gerakan Ergonomis Stretching
Intervensi Tubuh (GESIT) terhadap keluhan muskuloskeletal pada pekerja
produksi di PT X Karanganyar.