Abstrak


Analisis Integrasi Layanan Administrasi dalam Meningkatkan Kepemilikan Dokumen Akta Kelahiran di Kabupaten Sikka


Oleh :
Angelina Susilowati Pitang - V8022016 - Sekolah Vokasi

Akta kelahiran merupakan identitas dasar setiap anak sekaligus bukti sah atas status hukum dan identitas seseorang sejak lahir. Namun, kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Sikka masih belum mencapai target nasional sebesar 99 persen. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Sikka mengembangkan lima inovasi layanan, yaitu METIKU, SERDADU, DESAK, kerja sama dengan Yayasan FREN, serta pelayanan pada Mal Pelayanan Publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan kepemilikan akta kelahiran dan integrasi layanan administrasi dalam meningkatkan kepemilikan akta kelahiran di Kabupaten Sikka. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian melibatkan 28 informan yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatannya dalam pelaksanaan integrasi layanan administrasi kependudukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan akta kelahiran anak usia 0–17 tahun di Kabupaten Sikka meningkat dari 86,04 persen tahun 2021 menjadi 92,90 persen pada tahun 2025, namun masih di bawah target nasional sebesar 99 persen. Cakupan kepemilikan cenderung stagnan pada periode 2021–2023 karena pelayanan masih berpusat di kantor Disdukcapil, kemudian meningkat pada periode 2024–2025 setelah diterapkannya integrasi layanan administrasi melalui lima layanan yang memperluas akses pelayanan. Berdasarkan teori efektivitas organisasi Richard M. Steers, integrasi layanan administrasi telah berjalan, namun belum optimal. Pada indikator pencapaian tujuan, target nasional kepemilikan akta kelahiran belum tercapai karena masih terdapat masyarakat yang belum memenuhi persyaratan administrasi. Indikator integrasi, koordinasi telah berjalan, namun sosialisasi belum menjangkau seluruh kelompok sasaran. Sementara itu, indikator adaptasi, pemanfaatan teknologi telah mendukung pelayanan, tetapi masih terkendala keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Kata Kunci: Administrasi Kependudukan, Akta Kelahiran, Efektivitas Organisasi, Integrasi Layanan, Kabupaten Sikka.