Abstrak


PENERAPAN PROGRAM KONSUMSI BUAH JERUK MANIS (Citrus sinensis) UNTUK MENURUNKAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR SEWING DI CV X KARANGANYAR


Oleh :
Sri Rahayu - V8122092 - Sekolah Vokasi

 Latar Belakang: Kelelahan kerja merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang sering dialami pekerja di industri garmen akibat karakteristik pekerjaan yang bersifat repetitif serta menuntut ketelitian dan konsentrasi yang tinggi. Berdasarkan survei awal pada operator sewing di CV X Karanganyar, sebanyak 80% pekerja mengalami kelelahan kerja kategori sedang dengan asupan vitamin C harian sebesar 20–25 mg, yang masih berada di bawah Angka Kecukupan Gizi (AKG). Selain itu, perusahaan belum memiliki upaya khusus untuk mengendalikan kelelahan kerja. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan konsentrasi dan produktivitas kerja serta meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa pemberian buah jeruk manis (Citrus sinensis) sebagai sumber alami vitamin C untuk membantu mengurangi kelelahan kerja.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan program konsumsi buah jeruk manis (Citrus sinensis) untuk menurunkan kelelahan kerja pada operator sewing di CV X Karanganyar.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan rancangan non-equivalent control group design dengan pre-test dan post-test. Responden merupakan operator sewing di CV X Karanganyar sebanyak 64 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok eksperimen diberikan intervensi berupa jeruk manis (Citrus sinensis) sebanyak 100 gram per hari selama 6 hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi tersebut. Tingkat kelelahan kerja diukur menggunakan kuesioner Swedish Occupational Fatigue Inventory (SOFI). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney U Test.Hasil: Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap kelelahan kerja operator sewing setelah diberikan intervensi buah jeruk manis (Citrus sinensis) selama enam hari, dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), pada tingkat kelelahan kerja sedang. Simpulan: Terdapat pengaruh pemberian buah jeruk manis (Citrus sinensis) dalam mengatasi kelelahan kerja pada operator sewing di CV X Karanganyar.Disarankan konsumsi makanan bergizi seimbang sebagai upaya mengatasi kelelahan kerja, serta penelitian lanjutan dengan durasi lebih panjang dan pengukuran subjektif dan objektif.