Abstrak


PENGARUH NANOEMULGEL KOMBINASI CINNAMON OIL DAN ZINC OXIDE TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA AKUT PADA TIKUS MODEL DIABETES


Oleh :
Diyah Candra Anita K. - T502208007 - Fak. Kedokteran

Latar Belakang: Luka diabetik merupakan komplikasi kronis diabetes melitus yang ditandai oleh inflamasi persisten, gangguan angiogenesis, remodeling matriks ekstraseluler, dan tingginya risiko infeksi sehingga memperlambat penyembuhan luka. Nanoemulgel kombinasi cinnamon oil dan zinc oxide diperkirakan mampu memberikan efek antiinflamasi, antibakteri, dan regeneratif secara sinergis.Tujuan: Menganalisis pengaruh nanoemulgel kombinasi cinnamon oil dan zinc oxide terhadap penyembuhan luka pada tikus model diabetes melalui pendekatan in silico, in vitro, dan in vivo.Metode: Penelitian eksperimental ini diawali dengan analisis molecular docking terhadap TNFR1, VEGFR2, dan MMP-9. Nanoemulgel kemudian diformulasikan menjadi lima formula, yaitu F1 (cinnamon oil 0,25% + zinc oxide 1%), F2 (cinnamon oil 0,50% + zinc oxide 1%), F3 (cinnamon oil 0,75% + zinc oxide 1%), F4 (cinnamon oil 0,50%), dan F5 (zinc oxide 1%), kemudian dikarakterisasi dan diuji aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa. Uji in vivo menggunakan 84 ekor tikus Wistar jantan yang diinduksi streptozotocin–nikotinamid dan dibagi secara acak ke dalam tujuh kelompok (kontrol negatif, kontrol positif, F1–F5; n=12/kelompok). Terapi topikal diberikan sekali sehari selama 14 hari. Terminasi dilakukan dalam dua tahap, yaitu hari ke-18 (6 ekor/kelompok) untuk pemeriksaan kadar TNF-α, VEGF, dan MMP-9 pada jaringan menggunakan metode ELISA, serta hari ke-25 (6 ekor/kelompok) untuk pemeriksaan biomarker, densitas kolagen dengan pewarnaan Masson's Trichrome, re-epitelialisasi dengan Hematoxylin–Eosin, dan luas luka menggunakan ImageJ. Data dianalisis menggunakan uji parametrik atau nonparametrik sesuai distribusi data dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil: Senyawa aktif cinnamon oil dan zinc oxide menunjukkan afinitas ikatan terhadap TNFR1, VEGFR2, dan MMP-9. Nanoemulgel memiliki aktivitas antibakteri terhadap kedua bakteri uji. Formula F3 memberikan efektivitas terbaik dengan menurunkan kadar TNF-α dan MMP-9, meregulasi VEGF, meningkatkan densitas kolagen dan re-epitelialisasi, serta mempercepat penyembuhan luka dibandingkan kelompok kontrol.Kesimpulan: Nanoemulgel kombinasi cinnamon oil dan zinc oxide berpotensi sebagai kandidat terapi topikal luka diabetik melalui mekanisme multitarget yang meliputi aktivitas antibakteri, modulasi inflamasi, regulasi angiogenesis, remodeling matriks ekstraseluler, dan regenerasi jaringan.