Abstrak


ANALISIS KETERLIBATAN DAN HAMBATAN BELAJAR SISWA TUNARUNGU KELAS X SLB NEGERI KARANGANYAR PADA MATERI PERUBAHAN ENERGI MELALUI IMPLEMENTASI MODUL ELEKTRONIK


Oleh :
Celicarina Anwar - K3322106 - Fak. KIP

Siswa tunarungu cenderung bergantung pada modalitas visual dalam belajar sehingga memerlukan media pembelajaran adaptif seperti modul elektronik untuk mendukung keterlibatan dan mengatasi hambatan belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keterlibatan siswa tunarungu kelas X SLB Negeri Karanganyar pada materi perubahan energi melalui implementasi modul elektronik, dan (2) mengidentifikasi hambatan belajar yang dialami siswa tunarungu kelas X pada materi perubahan energi melalui implementasi modul elektronik di SLB Negeri Karanganyar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling, terdiri dari siswa tunarungu kelas X dan guru wali kelas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, survei, dan wawancara. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi teknik dan sumber data. Hasil penelitian ini adalah (1) subjek CA menunjukkan keterlibatan sangat tinggi secara konsisten pada aspek behavioral, emotional, dan kognitif yang didukung oleh kemampuan komunikasi yang baik dan kesesuaian modalitas belajar visual dengan karakteristik modul elektronik, sebaliknya subjek HF menunjukkan keterlibatan yang lebih rendah pada ketiga aspek, termasuk adanya surface engagement pada aspek emotional, dan (2) subjek CA mengalami hambatan yang sangat rendah pada aspek ontogenik, didaktik, dan epistemologi, sebaliknya subjek HF mengalami hambatan yang tinggi pada ketiga aspek hambatan belajar secara bersamaan. Dengan demikian, modul direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran inklusif yang dapat menunjang keterlibatan belajar serta meminimalkan hambatan belajar siswa tunarungu dengan disertai diferensiasi pembelajaran yang responsif terhadap perbedaan kemampuan komunikasi masing-masing siswa.