Abstrak
Pertumbuhan dan Hasil Cabai Keriting (Capsicum annuum L.) Terhadap Pupuk NPK Dalam Smart Greenhouse
Oleh :
Rizky Arif Pranoto - H0719161 - Fak. Pertanian
PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI KERITING (Capsicum annuum L.) TERHADAP PUPUK NPK DALAM SMART GREENHOUSE. Skripsi : Rizky Arif Pranoto (H0719161). Pembimbing : Sri Hartati, Gani Cahyo Handoyo, dan Iswahyudi. Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.Cabai (Capsicum annuum L.) merupakan komoditas tanaman produksi yang memiliki tingkat kebutuhan pasar yang sangat tinggi khususnya di Indonesia. Salah satu yang mempengaruhi hasil produksi cabai dimulai dengan bahan tanam yang baik, yaitu dengan memilih varietas yang unggul seperti varietas Tangguh F1. Kebutuhan lingkungan yang khusus untuk sistem produksi pertanian menghasilkan teknologi berupa rumah kaca guna menciptakan kondisi lingkungan yang dibutuhkan tanaman sesuai kebutuhannya. Jenis pupuk majemuk yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman cabai rawit adalah pupuk NPK Mutiara mengandung unsur hara makro nitrogen (N), fosfor (P) dan kalium (K) yang diperlukan oleh tanaman. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penerapan teknologi Smart-Greenhouse dan Greenhouse A serta dosis pupuk NPK yang optimal untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai keriting.Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan di Smart-Greenhouse dan Rumah Kaca A Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret pada bulan Oktober hingga Desember 2025. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan tersarang dengan 6 ulangan. Petak utama yaitu Rumah Kaca A UNS yang tanpa dilengkapi pengendali kelembaban suhu lingkungan (Greenhouse A) dan Rumah Kaca yang dilengkapi pengendali kelembaban suhu lingkungan (Smart-Greenhouse). Anak petak yaitu dosis pupuk NPK (0,3, 6, dan 9 g/polibag). Variabel pengamatan yaitu kondisi lingkungan, tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, umur berbunga, kehijauan daun, kandungan klorofil, laju fotosintesis, jumlah buah per tanaman, dan bobot segar buah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji T untuk menentukan perbedaan pengaruh antara Greenhouse A dan Smart-Greenhouse. Analisis regresi dilakukan untuk menentukan dosis pupuk NPK yang optimal.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Smart-Greenhouse dapat dapat meningkatkan kandungan klorofil a, klorofil b, klorofil total, dan bobot segar buah cabai keriting. Pupuk NPK 3g/polibag dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai keriting.