Abstrak


Perubahan Kebijakan Imigran Football Association (FA) di English Premier League (EPL) Pasca Keluarnya Inggris Dari Uni-Eropa


Oleh :
Narez Syamsuddin - D0419040 - Fak. ISIP

Keluarnya Inggris dari Uni-Eropa merupakan salah satu fenomena Hubungan Internasional yang cukup besar. Kebijakan yang disebut Brexit ini memberikan berbagai dampak untuk peraturan antara Uni-Eropa dengan Inggris salah satunya dalam kebijakan imigran. Atlet berkewarganegaraan Eropa juga tidak lepas dari pengaruh kebijakan ini. Perubahan peraturan dari yang sebelumnya tidak ada batasan antar Uni-Eropa sekarang harus mengikuti peraturan terbaru yang berbasis poin. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Asosiasi sepak bola Inggris (FA) memberikan kebijakan untuk menangani imigran dalam English Premier League (EPL) serta memberikan analisis terhadap perubahan kebijakan setelah Brexit dalam sepak bola Inggris. Perubahan kebijakan imigran yang diberikan FA dan Home Office tentu memberi tantangan tersendiri bagi pihak terkait. Izin kerja berupa Governing Body Endorsement (GBE) yang dikeluarkan FA tentu saja mengharuskan FA berinteraksi dengan pembuat kebijakan internasional yaitu FIFA serta pembuat kebijakan domestik yaitu Home Office. Teori yang digunakan untuk menganalisa adalah Two-Level Games dari Robert Putnam yang didukung sports migration sebagai penjelasan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk bisa menjelaskan perubahan kebijakan yang berlaku pengambilan data menggunakan studi pustaka yang bertujuan mencari dan menganalisis data-data dari artikel jurnal, buku, website, dan sumber-sumber relevan lain. Penelitian ini berhasil menjelaskan bahwa perubahan kebijakan imigran FA setelah Brexit harus dirundingkan dengan pemerintah Inggris khususnya Home Office karena harus sesuai dengan tujuan Brexit dan juga tidak boleh melanggar aturan FIFA  yang menyebabkan munculnya sistem GBE untuk semua transfer internasional.