;

Abstrak


PENGARUH MODEL SOCIO SCIENTIFIC ISSUES BASED INTRODUCTION DAN SCIENTIFIC READING BASED PROJECT TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPAS DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR


Oleh :
Septian Eko Rahmanto - S032502029 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Scientific Reading Based Project dan Socio Scientific Issues Based Introduction terhadap pemahaman konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) ditinjau dari motivasi belajar peserta didik. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan pemahaman konsep IPAS antara peserta didik yang belajar menggunakan model Scientific Reading Based Project dan Socio Scientific Issues Based Introduction; (2) perbedaan pemahaman konsep IPAS antara peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi dan rendah; serta (3) interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Bendosari. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas yang masing-masing memperoleh pembelajaran menggunakan model Scientific Reading Based Project dan Socio Scientific Issues Based Introduction. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep IPAS dan angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis variansi dua jalan (ANAVA) sel tak sama pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep IPAS antara peserta didik yang belajar menggunakan model Scientific Reading Based Project dan Socio Scientific Issues Based Introduction, dengan model Scientific Reading Based Project memberikan hasil yang lebih baik; (2) terdapat perbedaan pemahaman konsep IPAS antara peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi dan peserta didik yang memiliki motivasi belajar rendah, di mana peserta didik dengan motivasi belajar tinggi memperoleh pemahaman konsep yang lebih baik; dan (3) tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap pemahaman konsep IPAS peserta didik. Dengan demikian, model pembelajaran dan motivasi belajar masing-masing berpengaruh secara mandiri terhadap pemahaman konsep IPAS.