Abstrak
Pengaruh Model Discovery Learning Menggunakan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Terhadap Critical Thinking Skill Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Se-Dabin 2 Matesih
Oleh :
Juliana Khoirotun Nisa - K7122168 - Fak. KIP
Juliana Khoirotun Nisa. K7122168. Pembimbing: Dr. Idam Ragil Widianto Atmojo, S.Pd., M.Si. PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN MENDALAM TERHADAP CRITICAL THINKING SKILL PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV SE-DABIN 2 MATESIH. Tugas Akhir. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya critical thinking skill peserta didik sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS yang disebabkan oleh desain pembelajaran yang belum mampu memfasilitasi peserta didik dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis secara optimal melalui pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam terhadap critical thinking skill peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV se-Dabin 2 Matesih. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas IV se-Dabin 2 Matesih, dengan sampel penelitian yang ditentukan menggunakan teknik probability sampling jenis simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi tes critical thinking skill berdasarkan indikator Facione dan lembar observasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, independent sample t-test, serta analisis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Discovery Learning menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam berpengaruh signifikan terhadap critical thinking skill peserta didik dengan nilai signifikansi < 0,001. Rata-rata skor posttest kelas eksperimen sebesar 86,12, sedangkan kelas kontrol sebesar 70,29. Hasil analisis SmartPLS menunjukkan bahwa setiap tahapan model Discovery Learning berkontribusi terhadap aspek keterampilan berpikir kritis tertentu, yaitu stimulation terhadap interpretation, problem statement terhadap analysis, data collection terhadap inference, data processing terhadap explanation, verification terhadap evaluation, dan generalization terhadap self-regulation. Dengan demikian, model Discovery Learning menggunakan pendekatan pembelajaran mendalam berpengaruh positif terhadap critical thinking skill peserta didik. Guru dapat mengimplementasikan model ini sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran IPAS untuk mengembangkan critical thinking skill peserta didik sekolah dasar.