Abstrak


Pengaruh Teknologi Keuangan terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Pelaku UMKM di Kecamatan Karanganyar dengan Literasi Keuangan dan Lokus Kontrol sebagai Variabel Mediasi


Oleh :
Kharifma Halim Nur Rohmah - K7622069 - Fak. KIP

Perkembangan teknologi keuangan memberikan berbagai kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam melakukan transaksi dan mengelola keuangan usaha. Namun, pemanfaatan teknologi keuangan belum tentu diikuti oleh perilaku manajemen keuangan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi keuangan terhadap literasi keuangan, lokus kontrol, dan perilaku manajemen keuangan serta menguji peran mediasi literasi keuangan dan lokus kontrol pada pelaku UMKM di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 150 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berbasis Google Form dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap literasi keuangan, lokus kontrol, dan perilaku manajemen keuangan. Literasi keuangan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan serta lokus kontrol. Sebaliknya, lokus kontrol tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku manajemen keuangan. Selain itu, literasi keuangan terbukti mampu memediasi pengaruh teknologi keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan, sedangkan lokus kontrol tidak mampu memediasi hubungan tersebut. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku manajemen keuangan pelaku UMKM lebih efektif dicapai melalui optimalisasi penggunaan teknologi keuangan yang disertai dengan peningkatan literasi keuangan. Sementara itu, lokus kontrol belum menjadi mekanisme yang mampu memediasi pengaruh teknologi keuangan terhadap perilaku manajemen keuangan. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan instansi terkait disarankan untuk memperluas program edukasi literasi keuangan yang terintegrasi dengan pemanfaatan teknologi keuangan bagi pelaku UMKM. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan wilayah penelitian dan jumlah responden agar hasil penelitian memiliki tingkat generalisasi yang lebih baik.