Abstrak


ANALISIS PENGARUH PUPUK KNF, PUPUK KANDANG, PUPUK NPK, SERTA KOMBINASINYA TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA TANAH DAN KUALITAS HASIL MELON (Cucumis melo L.).


Oleh :
Mayesa Hanny Setya Budi - H0222073 - Fak. Pertanian

Permintaan buah melon (Cucumis melo </i>L.) yang terus meningkat di Indonesia maupun pasar global, mendorong upaya peningkatan produktivitas, namun rendahnya kesuburan tanah Inceptisol di Indonesia menyebabkan ketergantungan petani pada pupuk anorganik yang berpotensi menurunkan kualitas tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pupuk Korean Natural Farming</i> (KNF), pupuk kandang, pupuk NPK, serta kombinasinya dengan aplikasi Jadam Microbial Solution</i> (JMS) terhadap karakteristik kimia media tanam dan kualitas buah melon varietas Kirani. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2025–Februari 2026 di Green House </i>Nogosari, Boyolali, Jawa Tengah, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial tiga faktor, yaitu dosis KNF (F0, F1, F2), pupuk kandang (K0, K1, K2), dan NPK (N0, N1), sehingga diperoleh 18 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA, uji DMRT, dan korelasi Pearson</i>. Perlakuan kombinasi Korean Natural Farming</i> (KNF), pupuk kandang, dan pupuk NPK mampu meningkatkan sifat kimia media tanam dan kualitas hasil melon dibandingkan perlakuan tunggal maupun kontrol. </div>

</div>
Perlakuan 100% KNF + 100% pupuk kandang + 50% NPK (F2K2N1) memberikan hasil terbaik dengan meningkatkan pH, KTK, C-organik, N-total, P-total, K-total, P-tersedia, dan K-tersedia masing-masing sebesar 9,75%; 66,75%; 125,30%; 58,33%; 190,62%; 58,10%; 221,01%; dan 82,35% dibandingkan kontrol. Perbaikan sifat kimia tersebut diikuti oleh peningkatan diameter buah, panjang buah, bobot buah, dan kemanisan buah, dengan kenaikan masing-masing sebesar 20,80%; 35,56%; 55,25%; dan 85,58% dibandingkan perlakuan 50% NPK tunggal (F0K0N1). Seluruh parameter sifat kimia media tanam menunjukkan korelasi positif yang sangat kuat dengan kualitas hasil melon, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kesuburan media tanam berkontribusi terhadap produktivitas dan mutu buah. Selain itu, perlakuan 100% KNF + 100% pupuk kandang (F2K0N0) menghasilkan nilai kemanisan yang tidak berbeda nyata dengan F2K2N1, sehingga berpotensi menjadi alternatif pemupukan dengan pengurangan penggunaan pupuk NPK tanpa menurunkan kemanisan buah. </div>