Abstrak


PERAN PRODUSER PADA PRODUKSI FILM DOKUMENTER “HIK”


Oleh :
Stalinta Dara Puspita Citra Dewi - V1123135 - Sekolah Vokasi

Sebagai negara kepulauan terbesar dengan populasi penduduk sebanyak 287,2 juta jiwa dan angka pengangguran mencapai sebesar 4,68%, Indonesia menghadapi keterbatasan lapangan kerja di sektor formal sehingga banyak masyarakat bergantung pada sektor informal. Salah satu bidang informal yang berkembang pesat adalah kuliner HIK yang menggunakan sistem titip-menitip. Pada film dokumenter ini HIK diidentifikasi sebagai rantai ekonomi informal yang mampu menghidupi berbagai pelaku usaha, mulai dari penjual bahan baku, penitip makanan, hingga pemilik HIK itu sendiri.Proses pembuatan film dokumenter ini memerlukan tahapan produksi yang panjang dan terstruktur, meliputi tahap praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Laporan tugas akhir ini bertujuan menjelaskan peran produser dalam proses produksi film dokumenter "HIK" melalui tiga tahapan, yaitu praproduksi, produksi, dan pascaproduksi. Pada tahap praproduksi, produser melakukan pengamatan, mengembangan ide dan konsep, membuat lini masa, menyusun anggaran produksi, menjalin komunikasi dengan narasumber, mengurus perizinan, serta menyusun pertanyaan wawancara. Pada tahap produksi, produser mengatur jadwal pengambilan gambar, mengoordinasikan kebutuhan peralatan, dan memastikan produksi berjalan sesuai naskah. Pada tahap pascaproduksi, produser menyusun transkrip wawancara serta mengawasi proses penyuntingan hingga finalisasi film.  Proses yang panjang dan terstruktur sangat diperlukan dalam proses pembuatan film dokumenter yang berkualitas. Laporan Tugas Akhir ini bertujuan untuk menjelaskan peran produser dalam proses pembuatan film dokumenter “HIK”. Dapat disimpulkan bahwa keterlibatan aktif produser di setiap tahapan kerja dapat memastikan keselarasan manajemen operasional serta menjaga keaslian narasi film dokumenter “HIK” hingga tahap finalisasi.