Abstrak


PENGARUH VARIASI PROPILEN GLIKOL, XANTHAN GUM DAN GUAR GUM TERHADAP KARAKTERISTIK SABUN CAIR


Oleh :
Cheni Fadilah Raharjo - V3723018 - Sekolah Vokasi

Kulit merupakan organ pelindung utama tubuh sehingga kesehatannya perlu terjaga melalui penggunaan produk pembersih yang tepat. Sabun cair banyak digunakan karena praktis dan efektif, namun penggunaan bahan sintetis berpotensi menimbulkan iritasi serta kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, dikembangkan sabun cair berbasis minyak nabati dengan penambahan bahan pengental untuk meningkatkan karakteristik sediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi propilen glikol, xanthan gum, dan guar gum terhadap karakteristik sabun cair serta keamanannya berdasarkan uji iritasi akut pemakaian tunggal ( single use test )Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan rancangan acak lengkap . Parameter fisika-kimia yang diuji meliputi uji organoleptik, pH, viskositas, bobot jenis, tinggi busa, homogenitas, serta stabilitas . Kemudian uji pemakaian pada responden yang meliputi uji hedonik dan uji iritasi akut pemakaian tunggal yang melibatkan 20 panelis. Sabun cair diformulasikan menggunakan bahan dasar minyak nabati dengan variasi bahan pengental yaitu F1 propilen glikol, F2 xanthan gum dan F3 guar gum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi berpengaruh terhadap organoleptik, viskositas, bobot jenis dan stabilitas sediaan, namun tidak berpengaruh terhadap pH, tinggi busa dan homogenitas. Pada penelitian ini diperoleh formula F2 sebagai formulasi yang paling disukai. Selain itu, hasil uji menunjukkan iritasi tidak adanya potensi iritasi akut pada pemakaian tunggal, sehingga sabun cair yang dihasilkan berpotensi sebagai alternatif produk pembersih yang aman dan ramah kulit , namun perlu dilakukan pengujian yang iritasi yang lebih komprehensif.