Abstrak


HUBUNGAN KEMAMPUAN IDENTIFIKASI GURU DENGAN PEMAHAMAN TERHADAP SISWA TUNAGRAHITA OLEH GURU DI SLB SE-SOLO RAYA


Oleh :
Winda Waskita Nirwananda Putri - K5118072 - Fak. KIP

Penelitian ini menyoroti urgensi identifikasi dini sebagai langkah awal pelayanan pendidikan anak tunagrahita serta kaitannya dengan kedalaman pemahaman pedagogis guru. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis hubungan antara kemampuan identifikasi guru dengan tingkat pemahaman terhadap siswa tunagrahita di SLB se-Solo Raya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 48 guru SLB yang diambil menggunakan teknik self-selection sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen tes pilihan ganda variabel kemampuan identifikasi (X) berdasarkan teori Somantri dan variabel pemahaman guru (Y) berdasarkan taksonomi kognitif Anderson. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dan Kendall’s Tau. Hasil analisis deskriptif menunjukkan mayoritas responden memiliki kemampuan identifikasi sangat baik (62,50%) dan seluruh responden (100,00%) memiliki tingkat pemahaman sangat baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara kedua variabel (p > 0,05) dengan kekuatan hubungan sangat rendah (Spearman’s rho = 0,179; Kendall’s tau_b = 0,134). Kondisi ini dipengaruhi oleh karakteristik data yang sangat homogen (ceiling effect) serta perbedaan ruang lingkup antara penguasaan teori kognitif teoretis dengan praktik observasi multidimensional di lapangan.