Abstrak
Pengaruh Collaborative Problem Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP dalam Konteks Pelestarian Keanekaragaman Hayati (SDGs: Life on Land)
Oleh :
Fajar Nur Rahman - K4522041 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penerapan model Collaborative Problem Based Learning (CPBL) terhadap
keterampilan berpikir kritis siswa SMP dalam konteks pelestarian keanekaragaman
hayati (SDGs 15: Life on Land). Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment menggunakan desain
Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 6 Surakarta Tahun
Pelajaran 2025/2026. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII yang
berjumlah 254 siswa. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik cluster
random sampling, sehingga diperoleh kelas VII B sebagai kelas eksperimen
(29 siswa) dan kelas VII E sebagai kelas kontrol (25 siswa). Instrumen
penelitian berupa tes esai keterampilan berpikir kritis yang disusun
berdasarkan indikator Alfrey (2009). Instrumen telah memenuhi kriteria valid
dengan nilai validitas isi sebesar 1, reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha
sebesar 0,828, serta memiliki daya pembeda dan tingkat kesukaran yang memenuhi
kriteria. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji
homogenitas Levene, uji Independent Sample t-Test, dan analisis Normalized
Gain (N-Gain). Hasil penelitian
menunjukkan bahwa rata-rata nilai Posttest kelas eksperimen sebesar 85
lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 69. Hasil uji Independent
Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) < 0> t-tabel sebesar 2,004, sehingga terdapat perbedaan
yang signifikan antara kedua kelas setelah perlakuan. Analisis N-Gain
menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,7475
dengan kategori tinggi, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata
sebesar 0,4960 dengan kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa
penerapan model Collaborative Problem Based Learning berpengaruh terhadap
keterampilan berpikir kritis siswa dibandingkan pembelajaran
konvensional.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan
model Collaborative Problem Based Learning yang terintegrasi dengan
konteks SDGs 15 (Life on Land) berpengaruh signifikan terhadap
peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa SMP.