Abstrak


PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI BERDASARKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA DI SMA NEGERI 3 SURAKARTA


Oleh :
Aulia Fitri Ani - K8422011 - Fak. KIP

Aulia Fitri Ani. K8422011. Pembimbing : Dr. Atik Catur Budiati, S.Sos, M.A. PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI BERDASARKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF SISWA DI SMA NEGERI 3 SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Juli 2026 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pembelajaran berdiferensiasi, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta proses terhadap perkembangan kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data ini meliputi penerapan pembelajaran berdiferensiasi oleh guru sosiologi, informan (wakil kepala kurikulum, guru Sosiologi, 3 Siswa Kelas XI.F8, dan dokumen (RPP, drive hasil produk siswa, rekapan hasil penugasan siswa berupa microsoft excel). Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi non partisipan, wawancara terstruktur, dan studi dokumen. Teknik uji validitas yang digunakan adalah triangulasi sumber dan waktu. Analisis data dengan menggunakan teknik Miles & Huberman. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, bentuk pembelajaran berdiferensiasi yang diterapkan oleh guru berupa diferensiasi konten, proses, dan produk. Diferensiasi konten dengan menggunakan video dokumenter, penyampaian materi secara langsung, penjelasan di papan tulis dan pemberian contoh nyata. Diferensiasi proses yang dilakukan dengan guru memenuhi kebutuhan siswa, memberikan perhatian dan bimbingan khusus dalam proses pembelajaran. Diferensiasi produk yang diterapkan dengan guru memberikan pilihan dalam menyampaikan pemahamannya melalui teks narstif, mindmapping, dan infografis. Kedua, faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Faktor mendukung pembelajaran antara lain: fasilitas pembelajaran yang berbasis teknologi, pelaksanaan asesmen diagnostik kepada siswa, fasilitas pengembangan kompetensi mengajar guru, dan sumber media pembelajaran yang memadai. Selain itu, faktor penghambat proses pembelajaran ialah: perbedaan tingkat kesiapan belajar siswa, kebutuhan biaya tambahan untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa, dan waktu dalam pelaksanaan pembelajaran sosiologi. Ketiga, proses perubahan pada motivasi belajar, menguasai nilai-nilai sosial pada materi sosiologi, dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyimpulkan melalui tahapan asimilasi, akomodasi, dan ekulibrasi pada penerapan pembelajaran berdiferensiasi melalui strategi guru tidak hanya sebagai variasi pelaksanaan pembelajaran, melainkan mampu membantu siswa dalam memahami materi secara bertahap.