Abstrak


PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR: MODEL SUSCEPTIBLE INFECTED TREATED RECOVERED DENGAN PENGARUH SANITASI DAN WASTING (KASUS PADA DATA DIARE BALITA DI INDONESIA)


Oleh :
Fathan Syarif Hidayatullah - M0122046 - Fak. MIPA

Diare merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utamapada balita di Indonesia. Penyebaran penyakit ini dipengaruhi oleh kondisi sanitasilingkungan dan status gizi anak, khususnya wasting atau kekurangan gizi akut.Sanitasi yang buruk memperbesar peluang kontak antara individu rentan danindividu terinfeksi, sedangkan kondisi wasting menurunkan efektivitas kesembuhanbalita yang terinfeksi. Oleh karena itu, kedua faktor tersebut perlu ditambahkansecara bersama dalam model penyebaran penyakit diare balita.Penelitian ini bertujuan memformulasikan model susceptible infected treatedrecovered (SITR) dengan pengaruh sanitasi dan wasting pada penyakit menular,menerapkannya pada data diare balita di Indonesia, menentukan prevalensi diarebalita di Indonesia tahun 2025–2030, ketercapaian target Sustainable DevelopmentGoals (SDGs) dalam penurunan indikator kesehatan balita tahun 2030, sertapola penyebarannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan terapan.Studi literatur meliputi identifikasi karakteristik penyakit diare pada balita,mengkaji model SIR sebagai model dasar, menambahkan kelompok treated (T),mengubah asumsi kekebalan permanen menjadi kekebalan sementara pada individuR, menambahkan pengaruh sanitasi pada laju kontak, menambahkan pengaruhwasting pada efektivitas kesembuhan, serta menentukan perubahan sesaat variabelterikat terhadap variabel bebasnya. Studi terapan meliputi mengestimasi nilaiparameter menggunakan 50 data hasil resampling bootstrap, menentukan konstantaproporsional sanitasi dan wasting melalui simulasi, menentukan nilai awal masingmasing kelompok individu, menyelesaikan model menggunakan metode RungeKutta orde empat, menghitung mean absolute percentage error (MAPE), membuatscatterplot pola penyebaran, serta menghitung perkiraan prevalensi diare balitadi Indonesia.Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh model SITR dengan pengaruhsanitasi dan wasting yang berupa sistem persamaan diferensial nonlinear orde satudengan variabel bebas t dan variabel terikat S, I, T, dan R. Model diterapkan padadata diare balita di Indonesia tahun 2017–2024. Data tahun 2018–2022 dilakukanresampling menggunakan metode bootstrap menjadi 50 data yang digunakan untukmengestimasi nilai parameter, data tahun 2017 digunakan sebagai nilai awal,sedangkan data tahun 2023 dan 2024 digunakan untuk menentukan keakuratanmodel. Diperoleh MAPE sebesar 7,44% yang berarti model SITR dengan pengaruhsanitasi dan wasting pada data diare balita di Indonesia sangat valid untukmeramalkan penyebaran penyakit diare balita di Indonesia. Prevalensi diarebalita di Indonesia diperkirakan menujukkan penurunan dari tahun 2025 hinggatahun 2030 sebesar 8,52%, dengan indikator prevalensi balita dalam penurunantarget Sustainable Development Goals (SDGs) indikator kesehatan balita tahun2030 dapat tercapai. Pola penyebaran diare balita di Indonesia menunjukkanbanyaknya individu kelompok S dari tahun 2017 hingga tahun 2030 menunjukkantren naik, sedangkan kelompok I, T, dan R dari tahun 2017 hingga tahun 2030menunjukkan tren turun.