Abstrak


EKSISTENSI KOMUNITAS SUB STUDIO DALAM BIDANG SENI GRAFIS DI KOTA SURAKARTA


Oleh :
Shela Firsma Alviola - K3222044 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan latar belakang berdirinya Komunitas Sub Studio, serta (2) eksistensinya dalam bidang seni grafis di Kota Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian meliputi informan, aktivitas komunitas, dan dokumentasi kegiatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Sub Studio berdiri pada tahun 2022 yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan mahasiswa Program Studi Seni Rupa Murni ISI Surakarta akan ruang alternatif untuk berkegiatan dan berekspresi pascapandemi Covid-19. Komunitas ini hadir sebagai wadah untuk berkarya, berdiskusi, berkolaborasi, serta mengembangkan praktik seni grafis, khususnya teknik cetak tinggi. Eksistensi Komunitas Sub Studio ditunjukkan melalui berbagai kegiatan, seperti workshop seni grafis, pameran, open studio, bedah karya, diskusi seni, live print on merch, dan program Sore Bercerita. Berdasarkan teori eksistensialisme Jean-Paul Sartre, eksistensi Komunitas Sub Studio tercermin melalui konsep existence precedes essence, kebebasan (freedom), tanggung jawab (responsibility), dan faktisitas (facticity), yang menunjukkan bahwa identitas komunitas dibangun melalui tindakan nyata, kebebasan dalam menentukan arah kegiatan, tanggung jawab dalam menjaga keberlangsungan program, serta kemampuan menghadapi berbagai keterbatasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksistensi Komunitas Sub Studio masih berada pada tahap pengembangan. Meskipun mampu mempertahankan berbagai kegiatan seni grafis secara berkelanjutan, komunitas masih menghadapi tantangan berupa dinamika keanggotaan, keterbatasan sumber daya, serta belum optimalnya keterlibatan anggota dalam setiap kegiatan. Namun demikian, melalui berbagai aktivitas yang dilakukan, Komunitas Sub Studio tetap berkontribusi sebagai ruang alternatif dalam pengembangan, pembelajaran, dan pelestarian seni grafis teknik cetak tinggi serta turut meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni grafis di Kota Surakarta.