Abstrak
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Temanggung
Oleh :
Nanda Dwi Nugrahwati - K7522067 - Fak. KIP
Nanda
Dwi Nugrahwati. K7522067.Pembimbing: Dr. Dr. Susantiningrum S.Pd, S.E., M.A.B. PENGARUH
DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DINAS
KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN TEMANGGUNG. Tugas Akhir,
Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret
Surakarta. Juli 2026. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menguji ada
atau tidaknya pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja pegawai
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Temanggung; (2) menguji ada
atau tidaknya pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas kerja pegawai
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Temanggung; serta (3) menguji
ada atau tidaknya pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja secara simultan
terhadap produktivitas kerja pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Kabupaten Temanggung. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan
jenis penelitian asosiatif kausal dan melibatkan seluruh pegawai yang berjumlah
53 orang sebagai populasi dengan menggunakan metode sensus. Data dikumpulkan
melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert dan selanjutnya dianalisis
dengan teknik regresi linier berganda menggunakan IBM SPSS Statistics 26. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan
signifikan secara parsial terhadap produktivitas kerja pegawai, yang
ditunjukkan melalui nilai t hitung sebesar 2,887 dengan tingkat signifikansi
0,006 (< 0,05) dan nilai koefisien Beta sebesar 0,449; (2) motivasi kerja
memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan secara parsial terhadap
produktivitas kerja pegawai, dengan nilai t hitung sebesar 1,539 dan
signifikansi sebesar 0,130 (> 0,05) serta koefisien Beta sebesar 0,239; (3)
disiplin kerja dan motivasi kerja secara simultan berpengaruh positif dan
signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai, yang ditunjukkan oleh nilai F
hitung sebesar 17,526 dengan tingkat signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai
koefisien determinasi (R²) sebesar 0,412 menunjukkan bahwa kedua variabel
independen, yaitu disiplin kerja dan motivasi kerja, mampu menjelaskan sebesar
41,2% variasi produktivitas kerja pegawai, sementara 58,8% lainnya dipengaruhi
oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Di antara kedua variabel tersebut,
disiplin kerja memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap produktivitas
kerja, yaitu sebesar 27,9%, sedangkan motivasi kerja memberikan kontribusi
sebesar 13,3%.